Terkena Longsoran, Satu Keluarga di Tanjungmekar Diungsikan

oleh -
Ilustrasi

RADARSUMEDANG.ID, TANJUNGKERTA – Akibat hujan dengan intensitas tinggi selama satu hari penuh di Sumedang, satu keluarga di Dusun Depok, RT 10 RW 03 Desa Tanjumgmekar harus mengungsi akibat rumahnya terkena longsoran tebing setinggi 20 meter longsor.

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/2) sekitar jam 15.15 WIB saat hujan melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Desa tersebut.

Kepala Desa Tanjumgmekar, Didin Duri mengatakan, meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun tebing yang longsor tersebut mengancam rumah warga yang ada di dekat lokasi kejadian.

“Jadi jarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian terdapat 1 unit rumah berpenghuni yang ditempati Dodo (34) dan 3 orang anggota keluarganya,” kata Didin kepada Radar Sumedang, Minggu (7/2).

Adapun kata Didin, pada saat kejadian seluruh keluarga sedang berada di rumah sehingga satu keluarga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

“Seluruh keluarga diamankan ke rumah orang tuanya oleh warga sekitar dan ketua RT dan RW setempat. Sampai saat ini tim penanggulangan bencana desa Tanjumgmekar beserta warga belum berani mendekat dikarenakan takut terjadi longsor susulan,” ujarnya seraya menyebut sampai malam hari hujan masih terus mengguyur kawasan tersebut.

Sementara ditempat lainnya di Tanjungkerta, diketahui lahan parkir Kantor Kecamatan Tanjungkerta juga longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi pada hari yang sama.

Bahkan berdasarkan informasi yang diterima Radar Sumedang ada enam titik longsor di Desa cipanas yakni di daerah bbc, Sudi Mampir, Baru, Pangaroan dan Sudiplak. (jim)