Penjual Bakso Ini Tewas Tertimpa Truk Terguling di Jatinangor

oleh -

RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR – Seorang pengendara sepeda motor dikabarkan meninggal dunia setelah tertimpa truk fuso yang mengalami rem blong hingga terguling di Jalan Ir Soekarno, Dusun Cikuda, RT 3/8, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor pada Kamis (11/2) pagi.

Diketahui korban meninggal atas nama Nurholidin (41), warga RT 1/1, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Ia merupakan penjual Bakso.

Sementara menurut lapsit yang beredar korban lainnya diketahui bernama Ridwan Jaenudin (56) Warga Perum PPI Desa Cinanjung Kecamatan Tanjungsari yang merupakan karyawan Unpad. Ia mengalami Luka pada bagian kaki dan dibawa ke Rumah Sakit AMC Cileunyi untuk mendapatkan perawatan.

Kanit Laka Lantas Polres Sumedang, Iptu Adam Rohmat, mengatakan, kejadian tersebut terjadi setelah truk fuso dengan nomor polisi D 9601 AE itu melaju dari arah Sumedang menuju Bandung.

“Mobil itu oleng dari atas arah Sumedang menuju Bandung, kemudian bertabrakan dulu dengan minibus warna putih,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah itu, lanjut Adam, mobil itu oleng ke kiri dan menabrak pengendara motor Honda Vario yang dikemudikan Nurholidin (41) hingga akhirnya terguling ke arah kiri.

“Korban pengendara sepeda motor Vario meninggal dunia,” kata Adam.

Sementara untuk sopir truk yang diketahui bernama Anwar (32) warga Kampung Rajawali, Kecamatan Rajeb, Kabupaten Tangerang itu hanya mengalami luka-luka.

Sebelumnya, Anggota Lantas Polsek Jatinangor, Bripka Ariya Nugraha mengatakan, kejadian tersebut bermula saat truk itu melaju dari arah Sumedang menuju Bandung dengan tujuan hendak mengirim baru bara ke Majalaya, Kabupaten Bandung.

“Di lokasi kejadian truk tersebut mengalami rem blong. Berdasarkan keterangan saksi, diduga ada pengendara sepeda motor yang tertimpa truk tersebut,” ujar Arya.

Sementara untuk proses evakuasi mobil truk yang terguling termasuk evakuasi pengendara motor yang tertimpa mobil itu, dilakukan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Basarnas.

Untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan tutup buka arus pada saat evakuasi mobil tersebut. (Gun).