Usai Tawasulan, Tengah Malam Jumat Mandi di Cikabeungharan

oleh -
TRI BUDI SATRIA/RADAR SUMEDANG TAWASULAN: Kegiatan Tawasulan di Karya Nurmala bersekretariat Kebonbuah, Desa Darmajaya, Kecamatan Darmaraja.

RADARSUMEDANG.ID, DARMARAJA -Kegiatan Tawasulan Keluarga Besar Nurmala yang dilaksanakan pada malam Jumat (12/2), dilanjutkan dengan mandi tengah malam itu juga ke Mata Air Cikabeungharan berlokasi kaki Gunung Penuh, Desa Darmajaya, Kecamatan Darmaraja. Acara diawali menyembelih seekor domba sebagai rasa tasyakur binni’mah.

Pupuhu Keluarga Besar Nurmala, Jaka Nurmala menyebutkan, Tawasulan rutin dilakukan setiap malam Jumat secara berpindah tempat. “Kita lakukan Tawasulan secara bergiliran di beberapa Padepokan Nurmala yang sudah tersebar di beberapa daerah baik di Sumedang maupun di luar,” kata Jaka.

Khusus yang sekarang, kegiatan Tawasulan berdekatan dengan Sekretariat Nurmala Pusat, kaki Gunung Penuh, Darmajaya. “Maka sekalian usai Tawasulan, mandi tengah malam ke Cikabeungharan,” ujarnya.

Mandi di Cikabeungharan, diyakini sebagian orang untuk menambah aura positif yang di antara manfaatnya untuk kekayaan. “Dari hasil penelitian laboratorium pH airnya bagus, bisa langsung diminum,” imbuhnya.

Jaka yang juga Pembina Padepokan Karya Nurmala menambahkan, Tawasulan khusus juga dilakukan setiap malam Sabtu di Karya Nurmala bersekretariat Kebonbuah, Desa Darmajaya.

Kegiatan Tawasulan tersebut di antaranya zikir dan doa bersama, salawatan serta lainnya yang berkaitan dengan islami. “Untuk menguatkan insan yang beriman dan bertakwa, selaku pelaku budaya yang beragama,” jelasnya. (tri)