Beredar Video Kejar-kejaran di Cadas Pangeran, Kapolres: Itu Bukan Pembegalan

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Pihak kepolisian dari Polres Sumedang memastikan video pembegalan di Cadas Pangeran yang beredar luas di media sosial bukan merupakan aksi pembegalan. Peristiwa itu terjadi di jalur Cadas Pangeran, tepatnya wilayah Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan

“Setelah dilakukan penyelidikan itu bukan peristiwa pembegalan. Jadi lebih ketersinggungan antara pengemudi kendaraan truk dengan warga Cijeruk Pamulihan,” kata Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasteyo Robbyanto, Rabu (24/2).

Ia menuturkan, peristiwa berawal saat sebuah truk melaju dari arah Bandung ke arah Cirebon. Saat melintas di wilayah Cijeruk terjadi kesalahpahaman antara pengemudi truk dengan warga setempat.

“Dimana saling tatapan dan terjadi ketersinggungan, akhirnya dilakukan pengejaran oleh warga Cijeruk terhadap truk di sepanjang jalur Cadas Pangeran,” ujarnya.

Karena dikejar oleh warga, lanjut Eko, kernet truk takut, lalu loncat keluar truk untuk menyelamatkan diri dari amarah amukan warga.

“Karena dikejar, kenek truk turun dari kendaraan dan melompat ke bawah.
Namun yang bersangkutan dalam keadaan sehat,” tururnya.

Lebih jauh dikatakan, pihaknya telah melakukan mediasi antara kenek truk dengan warga setempat, dan berakhir damai secara kekeluargaan. Kemudian, Ia juga sudah memerintahkan para Bhabinkamtibmas melakukan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan main hakim sendiri untuk menyelesaikan masalah.

“Karena ini bukan kasus pertama yang terjadi di wilayah Pamulihan, dimana sering terjadi main hakim sendiri, maka kami terjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan himbauan-himbauan kepada masyarakat tidak melakukan aksi persekusi atau main hakim sendiri,” katanya.

Apalagi, lanjut Eko, terhadap pengemudi maupun kenek truk di jalur Cadas Pangeran yang notabene merupakan urat nadi perekononian masyarakat. (gun)