Iyom Bisa Tenang Jalani Cuci Darah Gunakan JKN-KIS

oleh -
Iyom warga Lingkungan Palasari Kel. Kotakulon Kec. Sumedang Selatan Kab. Sumedang

RADARSUMEDANG.ID – Cuci darah sering dianggap sebagai pelatihan kesabaran bagi kebanyakan orang. Selain identik dengan penyakit mematikan, cuci darah juga jadi salah satu layanan di rumah sakit yang menghabiskan biaya mahal.

Iyom (56) misalnya, wanita ini mengaku sedang berjuang melawan penyakit yang baru 1 tahun dideritanya.

Dalam penuturannya, ia sempat terpukul lantaran dokter mengharuskan dirinya melakukan cuci darah seumur hidup. Selain pola hidup yang akan berubah, tentu biaya jadi alasan lain yang sempat Iyom khawatirkan.

“Terus banyak yang bilang kalau cuci darah itu mahal dan bisa sampai jual rumah. Saya makin khawatir. Tapi pas tahu cuci darah pertama gratis, saya langsung lega. Ternyata cuci darah bisa pakai kartu JKN-KIS dari BPJS Kesehatan. Alhamdulillah sekali saya tertolong,” ujar wanita asli Sumedang, Lingkungan Palasari Kel. Kotakulon Kec. Sumedang Selatan Kab. Sumedang ini, Kamis (25/02).

Dengan sering menggunakan kartu JKN-KIS untuk mengakses cuci darah, Iyom mengaku tidak pernah sekali pun menemui kesulitan. Sebagai peserta dengan segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3, ia hanya rutin membayar 35.500 Rupiah dalam sebulan. Angka ini tentu kecil dibanding biaya cuci darahnya yang mendekati puluhan juta untuk setiap bulan.

Wanita yang berprofesi sebagai Ibu rumah tangga dan suami kerja sebagai tukang Cator mengaku lega lantaran sudah ikut Program JKN-KIS. Tak ada ketakutan lagi soal biaya cuci darah yang pernah ia dengar sebelumnya.

“Sangat puas sekali dan terbantu. Saya berterima kasih kepada BPJS Kesehatan atas kemudahan yang diberikan. Kalau tahu biaya aslinya ngeri. Alhamdulillah, ikut yang kelas 3 juga bisa menolong cuci darah. Gak takut lagi harus bayar mahal karena tiap bulan saya rutin bayar iuran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, wanita 1 anak ini berharap Program JKN-KIS terus menghiasi asuransi kesehatan Indonesia. Baginya, manfaat yang diberikan program ini begitu besar dan sangat berguna, waktu di temui Tim Jamkesnews di Rumah Sakit. Tak lupa ia memberikan apresiasi kepada RSUD Sumedang sebagai rumah sakit yang menjadi rujukannya dalam mengakses layanan cuci darah.

“Terima kasih untuk petugas yang ada di RSUD. Pelayanannya baik dan semoga meningkat terus. Saya juga berdo’a biar program dari BPJS Kesehatan ini jalan terus karena pasti banyak yang terbantu terutama bagi orang-orang yang butuh perawatan mahal,” terangnya. (Isl,rls)