Kapolres : Penjual Miras di Sumedang Bakal Ditindak

oleh -
INTEROGASI : Kapolres Sumedang menginterogasi pelaku penganiayaan penyandang disabilitas. Sebelum menganiaya, pelaku minum miras.

RADARSUMEDANG.ID – Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menegaskan akan melakukan tindakan tegas terhadap para penjual minuman keras yang ada di wilayah hukum Polres Sumedang.

Bahkan, saat ini pihaknya sedang memburu penjual miras yang dibeli Riki Rusman (36), tersangka penganiayaan terhadap penyandang disabilitas berinisial DK (36) yang viral di sosial media.

“Tersangka melakukannya (penganiayaan) dibawah pengaruh alkohol. Saat ini, penjual miras tersebut tengah dalam proses penyelidikan,” ujar Kapolres, saat konferensi pers di Mapolres Sumedang, Kamis (4/3).

Seperti diketahui, tersangka yang melakukan penganiayaan dengan cara memukul korban di Warung Pecel Lele, Dusun Sukamaju, RT 2 RW 9, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, sebelumnya mengkonsumsi miras jenis tuak.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar menjauhkan diri dari penyakit masyarakat (pekat), seperti mengkonsumsi miras, sebab berpotensi melakukan tindakan melanggar hukum.

“Apalagi saat ini sudah mendekati bulan Ramadan, maka masyarakat kami imbau untuk meninggalkan penyakit masyarakat,” katanya.

Lebih jauh dikatakan, Satuan Reserse Narkoba Polres Sumedang telah mengamankan tiga orang penjual miras yang dibeli Riki. Ketiganya adalah Ginan Gom Sitanggang, Dipron Nainggolan, serta Sarlen Cornelius.

“Ketiganya kami amankan di kios tempat penjualan miras di pinggir Jl. Raya Bandung-Garut, di wilayah Cimanggung,” katanya.

Selain tiga orang pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti yakni 2 jerigen berisi 64 liter tuak, 1 jerigen berisi 5 Liter tuak, 4 bungkus plastik bening, masing-masing berisi 2 liter tuak dengan total 8 liter, 12 bungkus plastik bening, masing-masing berisi 1 setengah liter tuak dengan total 3 liter.

Kemudian 8 bungkus plastik bening, masing-masing berisi 1 liter tuak dengan total 8 liter, dan 10 saset Kukubima rasa anggur.
“Untuk barang bukti dan para pelaku kini berada di Mapolsek Cimanggung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya. (gun)