Warga Margaluyu Merasa Diintimidasi Setujui Harga Pembebasan Lahan

oleh -

RADARSUMEDANG.ID, TANJUNGSARI – Sejumlah warga di Dusun Cijolang Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari menyayangkan adanya oknum PPK lahan yang diduga mengintimidasi warga agar memberikan harga lahan tanpa ada musyawarah terlebih dahulu.

“Beberapa waktu lalu saya didatangin seseorang berinisial A bilangnya dari PPK, Ia datang kerumah semena-mena dan seenaknya memberikan surat, namun ketika ditanya surat apa, ia tidak tahu apa-apa,” ucapnya Andri Andriani warga RT 1 RW 6 Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari.

Andri mengaku, sempat dipaksa menandatangi surat persetujuan bahwa dirinya setuju dengan harga yang ditawarkan, tanpa ada musyawarah terlebih dahulu.

“Saya sempat emosi ketika harus menandatangani, karena dengan adanya pembangunan Tol Cisumdawu saya belum pernah diundang musyawarah atau rapat baru kali ini saja,” ucapnya.

Sementara itu, Sekertariat Pengadaan Tanah BPN Sumedang Todi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima keluhan tersebut dan mencoba menjelaskan mekanisme pembebasan lahan.

“Saya garis bawahi bahwa masalah ini terjadi karena mis komunikasi, karena dari pihak PPK dor to dor menginformasikan mau setuju atau tidak, mungkin cara penyampaian kurang tepat,” ucap Todi saat musyawarah bentuk ganti kerugian di Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari.

Todi menjelaskan, sebanyak 6 bidang dan 11 berkas dilakukan musyawarah, apabila sudah setuju selanjutnya tahap validasi diajukan ke PPK, selanjutnya diajukan ke Elman untuk dilakukan pembayaran.

“Mudah-mudahan pembebasan lahan secepatnya rampung, sehingga pengerjaan tol bisa secepatnya dilakukan,” tutupnya. (tha).