Perubahan Nama Gerbang Tol di Pamulihan Sedang Diproses Kementrian

oleh -
Salah seorang warga Ciptasari Kecamatan Pamulihan saat melakukan olahraga didepan pintu tol Rancakalong Area lampiran

RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR – Kepala Sutuan Kerja (Satker) jalan bebas hambatan Tol Cisumdawu Vidi Ferdian mengatakan bahwa pemberian nama pintu/gerbang biasanya disesuaikan dengan nama wilayah pintu itu berada.

“Jadi memang biasanya nama gerbang tol merupakan nama kecamatan atau wilayah atau yang terkenal disitu apa, seperti gerbang tol cileunyi karena berada di kecamatan cileunyi dan buah batu bahkan dibuah batu ada dua sehingga namanya gerbang tol buah batu 2,” ucap kepada Radar Sumedang.

Vidi menambahkan, terkait adanya nama pintu gerbang tol Rancakalong yang berada di Kecamatan Pamulihan, Bupati Sumedang telah melayangkan surat resmi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

“Pa Bupati telah melayangkan surat resmi ke kementerian dan sekarang sedang diproses,” ucapnya.

Menurutnya, kesalahan penulisan nama pintu tol tersebut, lantaran sebelumnya wilayah tersebut masuk wilayah Rancakalong.

“Waktu dibangun, konsepnya dulu itu masih Rancakalong belum Pamulihan, sedang kita proses secara administrasi dikementrian,” tutupnya.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya sejumlah warga di Desa Ciptasari Kecamatan Pamulihan menyayangkan perihal pemberian nama gerbang tol Rancakalong yang berlokasi di Desa Ciptasari.

“Lokasi pintu gerbang ini berada di Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, tetapi kenapa kok ditulis Rancakalong. Kami meminta agar nama diganti dengan Pamulihan sesuai lokasi gerbang tol berada,” ujar tokoh masyarakat setempat Deden Kusnadi kepada Radar Sumedang.

Deden mengaku, pihaknya meminta agar tulisan gerbang tol tersebut diganti, karena banyak dikeluhkan warga setempat.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Pamulihan dan hasil koordinasi tersebut membuat surat petnyataan dari tokoh masyarakat pamulihan. Selanjutnya surat pernyataan tersebut di tujukan kepada Bupati Sumedang,” ucapnya. (tha)