Kepala SAR Bandung Pastikan Semua Korban Sudah Terangkat, Total Korban 66 Orang, 27 Meninggal

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Sebanyak 66 orang yang tergabung dalam rombongan ziarah asal Cisalak Subang menjadi korban kecelakaan setelah Bus Pariwisata yang ditumpangi mereka masuk jurang di Tanjakan Cae, Jalan Raya Malangbong-Wado pada Rabu (10/3) sore kemarin.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan sampai saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terjepit badan bus setelah terangkat oleh alat berat (crane).

“hingga Kamis (11/3) pagi sekira pukul 07.40 WIB Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 1 korban berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan meninggal dunia, yang sebelumnya terjepit badan bis. Dan selanjutnya korban di bawa ke RSUD Sumedang,” sebutnya.

Lebih lanjut kata Deden, akibat kecelakaan tersebut data korban sementara yang tercatat di RSUD Sumedang yaitu berjumlah total korban 66 orang, diantaranya 27 orang meninggal dunia dan 39 orang selamat,” sebutnya.

“Adapun unsur SAR yang tergabung yaitu Kantor SAR Bandung, Polres Sumedang, Dishub Sumedang, Polsek Wado, BPBD Sumedang, Dirjen Hubdat, Pemadam kab. Sumedang, PMI Sumedang dan Salpol PP kab. Sumedang,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Bus pariwisata Sri Padma Kencana Nopol T 7591 TB masuk Jurang di Jalan Raya Wado – Malangbong Kab Sumedang pada Rabu (10/03) pukul 18.30 WIB.

Para korban sebelumnya di bawa ke Puskesmas Wado untuk mendapatkan perawatan.

Menurut informasi yang dihimpun radar sumedang. Para korban adalah rombongan ziarah dari Cisalak Subang. Sebelumnya mereka melakukan tour dan ziaroh ke Pamijahan Tasikmalaya dan hendak pulang ke Subang. Namun tepat di Tanjakan Cae, Bus hilang kendali hingga sempat menabrak tiang listrik dan masuk jurang. (tha/jim/gun).