Korban Meninggal Akibat Kecelakaan di Wado Bertambah Jadi 30 Orang

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Korban meninggal dunia kecelakaan maut bus Sri Padma Kencana di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado kembali bertambah satu orang. Pihak RSUD Sumedang mengkonfirmasi, korban bernama Suherman (51) dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (17/3) pukul 02.20 WIB.

“Telah bertambah satu orang meninggal meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di tanjakan Cae, Wado dini hari inisial S,” kata Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solehudin.

Dikatakan, korban sudah dibawa ke tempat asalnya di Pasirlaja RT 06 RW 02 Desa Pakuhaji, Kabupaten Subang, Rabu pagi menggunakan mobil ambulan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, pukul 06.00 WIB.

Sebelumnya, kata Aceng, Suherman sudah dirawat di ruang ICU sejak hari pertama masuk RSUD. Korban mengalami luka diakibatkan benturan hebat di seluruh kepala dan dada.

“Karena memang sudah dalam keadaan multiple injury, jadi banyak sekali cedera kepala kemudian dada dan sebagainya, sehingga dari awal memang tingkat kesadarannya semakin menurun,” ucapnya.

Ia menuturkan, pihaknya sudah melakukan tindakan diantaranya dengan memasang ventilator dan pemasangan chest tube pada pasien.
“Ssemuanya sudah kami lakukan penanganan tapi pasien tidak tertolong,” ujarnya.

Dengan bertambahnya korban meninggal dunia, sampai saat ini total korban meninggal dunia akibat insiden Kecelakaan Bus Sri Padma kencana ini menjadi 30 orang.

Selain meninggal dunia, pada Rabu kemarin dua pasien korban kecelakaan bus Sri Padma Kencana yang dirawat di RSUD Sumedang sudah dibolehkan pulang. Sehingga korban yang dirawat saat ini menjadi 4 orang, masing-masing di ruang ICU satu orang, ruang Angkrek satu orang, dan ruang Jasmine dua orang. Sedankan dua pasien pulang atas nama Setiawan (15) dan Arief (21). (gun)