Pengabdian Masyarakat Jilid Dua SEMA dan LPPM Kampus STMIK Sumedang

oleh -

RADARSUMEDANG.ID – Senat Mahasiswa (SEMA) bersama dengan LPPM kampus STMIK Sumedang menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat gelombang kedua pada tanggal 08 Maret 2021 di MA Darul Hikmah Sukawangi, Tanjungkerta, Sumedang.

Pengabdian masyarakat gelombang kedua ini mengahdirkan 3 pemateri dengan dibagi dua kelas. Untuk kelas dengan peserta para Guru MA Darul Hikmah pematerinya adalah Fadhal Muyassar selaku Ketua BPM STMIK Sumedang dan Bapak Esa Firmansyah,M.Kom selaku dosen dan wakil ketua 1 STMIK Sumedang.

Kemudian untuk kelas dengan pesertanya adalah para siswa MA Darul Hikmah pematerinya adalah Dani Indra Junaedi,S.E, M.M dosen sekaligus Kepala bagian penjamin mutu STMIK Sumedang.

Fadhal Muyassar yang merupakan pemateri pertama di kelas pertama memberikan materi mengenai evolusi KBM secara daring di kampus STMIK Sumedang.

“Alasan topic ini diangkat yaitu karena evolusi dalam suatu kegiatan itu harus ada agar kita bisa mengetahui apa saja hal yang harus dibetulkan. Materi ini sangat bermanfaat bagi para guru untuk mengetahui bagaimana cara para guru memberikan materi ataupun tugas kepada siswa,” ujar panitia kegiatan.

Kemudian Esa Firmansyah, M.Kom selaku pemateri kedua di ruangan kelas pertama juga memberikan materi berupa pelatihan pembuatan media evolusi KBM menggunakan media online bagi para guru.

“Materi ini begitu bermanfaat bagi para guru untuk mempermudah pembelajaran, karena di masa pandemi ini pembelajaran dilakukan secara daring, sehingga materi pun diberikan online kepada mahasiswa,” sebutnya.

Sementara itu dikelas ruangan kedua Dani Indra Junaedi,S.E, M.M memberikan materi dengan tema “ Sosialisasi proses bisnis aplikasi web sebagai media pemasaran bagi usaha mikro”. Ia memaparkan berbagai macam cara mudah untuk berbisnis dan memotivasi para peserta bagaimana cara untuk berbisnis sehingga dapat menjalani bisnis dengan benar.

Ia juga menjelaskan metode AIDA yang merupakan metode ilmiah dalam merancang periklanan dan penjualan dan metode AIDA ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan bisnis. AIDA ini sendiri adalah singkatan dari Attention (Perhatian), Interest (Minat), Desire (Keinginan), dan Action (Aksi).

“Materi ini sangat bermanfaat bagi siswa, karena di masa pandemic ini sudah banyak pebisnis muda yang melakukan bisnis secara online sehingga tidak mengganggu kegiatan lain yang sedang berjalan. Hal yang menarik pada topic ini yaitu bisa mengetahui persaingan pasar yang lebih luas sehingga bisa mnegatasi persaingan tersebut dengan baik,” ucapnya.

Adapun pesan dari Dani Indra Junaedi,S.E, M.M buat para pebisnis muda yaitu “ pebisnis muda harus pandai dalam membaca keadaan pasar, perkembangan pasar, dan jangan lupakan bahwa pebisnis itu tdak lepas dari proses pembelajaran yang tidak henti. Jadi jangan bosan untuk terus belajar dan lakukan apa yang harus kamu lakukan”.

Di ruang kelas kedua pun ada pengenalan aplikasi SIMADU dan PEMULI. Tidak hanya itu ada juga pengenalan beberapa UKM di STMIK Sumedang. Perwakilan dari tiap UKM memberkenalkan UKM UKM mereka kepada para peserta dengan sangat rinci dan baik. Dimulai dari yang pertama yaitu ada UKM Kajis, lalu yang kedua UKM DJ, dan yang terakhir ada UKM Photography.

Kesan dan pesan yang diberikan peserta di acara pengabdian masyarakat yang kedua ini pun begitu positif dan mereka menikmati acaranya sampai berakhir.

“Seru banget, banyak banget ilmu yang didapatkan” ujar Dwi Astuti yang merupakan peserta sekaligus siswa kelas 12 IPAdi MA Darul Hikmah. 

“ Hal yang dapat diambil sebagai pembelajaran setelah mengikuti acara ini kita jadi tau kalo kita akan berbisnis jangan hanya mengandalkan uang saja tetapi harus disertai dengan ilmunya” ujar Jujun Junaedi dan Dodi selaku peserta dan siswa kelas  di MA Darul Hikmah. (Isl/rls).