Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Simpang – Parakan Muncang

oleh -

RADARSUMEDANG.ID, TANJUNGSARI – Sejumlah pengendara yang kerap melintasi jalan raya Simpang – Parakanmuncang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berlubang tepat disekitar wilayah warungkawat.

“Hampir tiap hari, saya melintasi jalan ini, dan merasa tidak nyaman aja, karena jalan berlubang, sehingga diperlukan kehati-hatian,” ucap pengendara Riki kepada Radar Sumedang. Jumat (19/03).

Riki mengaku, beberapa waktu lalu saat hendak berangkat bekerja dan melintasi jalan Provinsi itu, motor yang dikendarainya masuk kedalam lubang jalan dan mengakibatkan sepedah motornya mengalami rusak.

“Velg motor saya bengo karena melindas jalan bolong itu, padahal setiap hari lewat sini, namun tetap saja terjebak,” keluhnya.

Yang dikhawatirkan, kata ia, apabila masuk kubangan jalan lepas kendali membuat oleng kendaraan dan menyebabkan kecelakaan.

“Ada beberapa titik lubang jalan sini dengan kedalaman diperkirakan 20 sentimeter, banyaknya pengendara yang terperosok karena tidak mengetahui medan jalan, apalagi kalau malam hari,” tambahnya.

Selain jalan berlubang, diperparah dengan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi atau mati, sehingga ketika melintasi jalan itu, terutama ketika malam kerap mencelakai pengguna jalan.

Salah seorang warga Arip mengaku, hampir menjadi korban lantaran ketika mengemudikan motor, melindas jalan berlubang hingga mengakibatkan kendaraannya menjadi oleng.

“Untung saat kejadian kendaraan yang melintas cukup sedikit, karena yang dikhawatirkan apabila kendaraan banyak ketika kendaraan oleng, menabrak kendaraan lain,” ucapnya.

Selain dirinya, kata ia, ada saudaranya mengalami patah tulang kaki akibat mengalami kecelakaan disana.

“Kejadiannya terjadi malam hari, karena PJU mati, dan melanjukan kendaraan dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya terjatuh, menyebabkan patah tulang dan sudah 1 bulan lamanya,” ucapnya.

Riki dan Arip berharap ada perhatian pemerintah agar jalan tersebut secapatnya diperbaiki karena jalan provinsi tersebut merupakan akses utama warga beraktivitas (tha).