Vietnam Setop Impor Beras ke Indonesia

oleh -
Istimewa/Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda dalam sebuah kegiatan beberapa waktu lalu

PAMULIHAN – Ditengah wabah Covid-19 kabar tidak sedap menimpa Indonesia. Pasalnya, Negara Vietnam yang selama ini menyuplai beras ke Indonesia telah melakukan penyetopan dengan alasan ingin melakukan penguatan sendiri di Vietnam.

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda mengatakan informasi yang diterimanya tersebut cukup membuatnya khawatir terhadap ketahan pangan di Indonesia.

“Karena kita belum bisa Swasembada pangan, sekarang ini Vietnam sudah menyetop impor ke Indonesia, ini berisiko jangka panjang bagi Indonesia,” ucapnya kepada Radar Sumedang di Desa Pamulihan. Minggu (31/05).

Politisi partai PKB itu menambahkan, dengan distopnya impor dari Vietnam ke Indonesia, mau tidak mau harus mencari opsi lain salah satunya menerima impor dari negara India.

“Kita ketahui bersama gagasan Pak Presiden ingin membuka lahan baru, saya menangkapnya bahwa harus secepatnya mengkonsolidasi petani, terlepas itu nanti ada penambahan pembukaan lahan dan seterusnya, tapi intinya bahwa untuk memenuhi ketahanan pangan, dengan cara menguatkan lagi sektor pertanian,” ucapnya.

Kendati demikian, kata ketua DPW PKB itu, langkah itu tidak bisa ditunda-tunda lagi termasuk dalam jangka panjang, negara yang bisa menguasai pangan dia yang akan menguasai dunia.

“Kita ingin Indonesia menjadi negara yang menguasai pangan, yang berdaulat terhadap pangan tidak lagi ada impor-impor komoditi yang sifatnya pangan bagi manusia,” tambahnya.

Sementara, Ketua PC NU Sumedang KH. Idad Isti’dad mengaku alasan Indonesia tidak bisa Swasembada pangan lantaran banyak lahan produktif pertanian yang dialihkan fungsikan.

“Sebelumnya Sumedang memiliki lumbung padi tepatnya di Jatigede, lantaran dijadikan proyek Bendungan Jatigede, jutaan hektar sawah disana harus terendam,” ucapnya. (tha).