Radar Sumedang https://sumedang.radarbandung.id Berita Terkini Sumedang Hari Ini Sat, 18 Jan 2020 02:58:22 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.0.8 https://sumedang.radarbandung.id/wp-content/uploads/sites/2/2019/01/cropped-RS-01-46x46.png Radar Sumedang https://sumedang.radarbandung.id 32 32 Tren Motor Lawas di Sumedang Kembali Eksis https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/18/tren-motor-lawas-di-sumedang-kembali-eksis/ https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/18/tren-motor-lawas-di-sumedang-kembali-eksis/#respond Sat, 18 Jan 2020 02:58:22 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2941 Sumedang — Berawal dari rasa bosan mengendarai motor-motor konvensional, sekumpulan muda-mudi Sumedang mencoba meramaikan kembali eksistensi motor bebek

The post Tren Motor Lawas di Sumedang Kembali Eksis appeared first on Radar Sumedang.

]]>

Sumedang — Berawal dari rasa bosan mengendarai motor-motor konvensional, sekumpulan muda-mudi Sumedang mencoba meramaikan kembali eksistensi motor bebek tua era 1970- 1980-an.

Di Sumedang, mungkin hanya beberapa orang yang memiliki motor 2 tak ini. Sebab motor-motor tua ini biasa kita temui di jalanan seperti di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Namun saat ini tren motor bebek tua atau ‘motor lawas’ justru sedang naik daun. Pasalnya sejumlah orang, terutama para anak muda mulai melirik motor ini sebagai kendaraan sehari-hari, untuk menggantikan motor-motor jenis masa kini yang notabene banyak beredar.

Ide untuk menggaungkan kembali motor lawas ini pun pertama kali dilakukan oleh seorang bernama Mang Ukier yang merupakan salah satu member dari Bikers Brotherhood.

Hingga pada akhirnya dirinya membentuk komunitas motor bernama ‘Utah Lalay’. Komunitas ini merupakan salah satu komunitas motor dibawah asuhan Club Motor paling disegani seperti ‘Bikers Brotherhood’.

“Awalnya itu memang kagum gitu liat motor bebek jadul di Bandung, di daerah Jawa. Mereka kayaknya santai banget bawa motornya, enggak seliweran seperti anak muda pada umumnya. Hingga akhirnya saya iseng beli motor merk Yamaha seri V75 tahun 1970-an yang full orisinil,” kata salah satu member Utah Lalay, Hari Muhammad (20) saat ditemui Radar Sumedang di kediamannya, Jum’at (17/1).

Ia menuturkan, alasannya memilih motor antik itu, lantaran ingin merasakan berkendara pada zaman dahulu, atau sekedar bernostalgia.

Semakin original dan langka, motor pabrikan Jepang ini akan semakin tinggi harga jualnya.

Adapun kata Heru, untuk mendapatkan jenis motor pabrikan Jepang ini tidaklah sulit (kecuali yang betul-betul langka). Pasalnya dirinya telah memiliki koneksi lintas luar kota dengan komunitas serupa. Sehingga untuk mendapatkan sparepart pun, dirinya cukup melakukan komunikasi dengan para komunitas.

“Sebetulnya ngurus motor bebek lawas seperti ini enggak sulit, tergantung perawatan dari si pemiliknya juga sih. Jadi anggapan orang kalau punya motor tua itu mahal ngurusnya, sparepartnya susah, coba masuk komunitas dulu, disana ada caranya,” ucapnya.

Kata Heru, sedikitnya ada 100 unit motor bebek dua tak keluaran tahun 1970-1980 pabrikan Yamaha dengan seri V series, antara lain seperti versi V75, V80, VRobot, dan Super Deluxe. Sementara untuk pabrikan Suzuki dengan keluaran tahun yang sama seperti Suzuki seri FR.

Untuk mendapatkannya, lanjut Heru memang agak sulit, sebab motor seperti ini kebanyakan beredar di Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur. Ia pun sebagai pelaku jual beli motor lawas ini mengaku sangat menikmati.

Sementara untuk pengiriman motor dari Jawa biasanya menggunakan jasa pengiriman via Kereta Api yang dipusatkan di stasiun Kiaracondong, dengan jumlah pengiriman mencapai 10-17 motor per harinya, dan kemudian dikirim lagi via paket ke Sumedang.

“Kalau di Jawa itu kan jalanannya rata, sehingga ketika datang kesini itu kondisinya betul-betul terawat, hanya saja untuk cet mungkin sudah mengelupas termakan waktu. Jadi jangan aneh, kalau di Jawa Barat, pada umumnya memang jarang, karena jalannya kan labil dan terjal serta banyak tanjakan,” ungkapnya.

Ia menceritakan bagaimana rasanya mengendarai motor bebek lawas ini. “Tentunya kita akan merasakan sensasi berkendara yang berbeda, alon, santai, nyaman, jadi perhatian orang karena bentuknya tak biasa. Kemudian dari suaranya juga khas, berasap tapi wangi oli samping,” katanya.

Terakhir, Heru yang sehari-hari berjualan lumpia basah di kawasan pertokoan Jalan Prabu Geusan Ulun ini menambahkan, harga motor 2 tak era 70-80an ini bisa didapatkan dengan harga yang variatif.

“Paling murah itu Rp. 2,5 juta tergantung kelengkapannya. Tapi kalau yang paling mahal itu bisa sampai Rp. 18 juta untuk seri Yamaha VRobot, bahkan ada yang setara harga motor jama sekarang, yakni Rp. 30 juta rupiah,” sebut Heru. (jim)

The post Tren Motor Lawas di Sumedang Kembali Eksis appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/18/tren-motor-lawas-di-sumedang-kembali-eksis/feed/ 0
H. Ridwan Solichin Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Poros Sukasari-Lembang https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/15/h-ridwan-solichin-dorong-percepatan-pembangunan-jalan-poros-sukasari-lembang/ https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/15/h-ridwan-solichin-dorong-percepatan-pembangunan-jalan-poros-sukasari-lembang/#respond Wed, 15 Jan 2020 14:02:48 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2934 SUMEDANG–Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) H Ridwan Solichin mendorong segera

The post H. Ridwan Solichin Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Poros Sukasari-Lembang appeared first on Radar Sumedang.

]]>
SUMEDANG–Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) H Ridwan Solichin mendorong segera dipercepatnya pembangunan ruas jalan tembus atau poros Sukasari-Lembang.

Mengingat pentingnya keberadaan ruas jalan poros tersebut yang dipastikan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumedang khususnya bagi masyarakat Kecamatan Sukasari yang sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani sayuran itu.

“Saya kira ruas jalan poros ini memang harus segera dipercepat pembangunannya dengan harapan bisa meningkatkan ekonomi rakyat. Dengan adanya perluasan akses jalan ataupun perbaikan infrastruktur sangatlah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi untuk itu kami siap mendorong agar segera terealisasi,” tandas RinSo, sapaan familiarnya, Rabu (15/1/2020).

Agar segera terealisasi, pembangunan ruas jalan poros Sukasari-Lembang ini harus melibatkan pro aktif semua stakeholder. “Semua stakeholder harus bisa bersinergi bersama dalam mendorong agar segera terwujudnya akses jalan baru ini,” imbuhnya.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat ini juga mengingatkan pembangunan jalan poros itu pula harus diikuti dengan upaya menumbuhkan wilayah-wilayah yang menjadi daya tarik di jalur itu.

“Bagi Sumedang harus mulai menumbuhkan wilayah-wilayahnya agar memiliki daya tarik baik ekonomi maupun wisata agar banyak yang berbondong-bondong datang ke Sumedang terutama Sukasari dan sekitarnya. Jangan sampai dengan keberadaan jalan poros itu nantinya malah justru potensi ekonomi kita yang tersedot ke Lembang,” pesan RinSo.

The post H. Ridwan Solichin Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Poros Sukasari-Lembang appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/15/h-ridwan-solichin-dorong-percepatan-pembangunan-jalan-poros-sukasari-lembang/feed/ 0
Kodim Sumedang Luncurkan Tebar Kujang. https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/kota-sumedang/2020/01/10/kodim-sumedang-luncurkan-tebar-kujang/ https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/kota-sumedang/2020/01/10/kodim-sumedang-luncurkan-tebar-kujang/#respond Fri, 10 Jan 2020 08:13:10 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2928 KOTA – Sebagai sarana untuk mengkonsolidasikan dan merencanakan program diawal tahun 2020, Kodim 0610/Sumedang menggelar silaturahmi bersama awak

The post Kodim Sumedang Luncurkan Tebar Kujang. appeared first on Radar Sumedang.

]]>
KOTA – Sebagai sarana untuk mengkonsolidasikan dan merencanakan program diawal tahun 2020, Kodim 0610/Sumedang menggelar silaturahmi bersama awak media.

Kegiatan tersebut sekaligus meluncurkan Tebar Kujang yang artinya Temu Bareng Komunitas Jurnalis Kodim 0610/Sumedang.

Komandan Kodim 0610/Sumedang Letkol Arh Novianto Firmansyah S.E.,M.Tr(Han). mengatakan, meski digelar sederhana tidak menyurutkan rekan-rekan media untuk hadir dalam acara ini, karena yang paling penting bisa berkumpul dengan mitra kerja Kodim.

“Mumpung awal tahun kita akan bersinergi untuk kedepannya, kami juga ucapkan terima kasih karen ditahun sebelumnya tahun 2019, atensi yang baik atas semua dukungan kerjasama khusus kepada kodim, karena berbagai kegiatan bisa berjalan dengan baik salah satunya berkat kerjasama dengan media,” ucapnya.

Dandim menjelaskan, kifrah Kodim dalam mengerjakan serta mendukung program Pemda bisa berjalan dengan baik, atas partisipasi semuanya dengan  mendukung tugas dan melaksanakan tugas dengan baik.

“Apa yang kita lakukan mau baik, mau jelek menjadi kontrol bagi kita, kegiatan yang baik dipublikasikan dan diketahui masyarakat itulah tugasnya media,” ungkapnya.

Menurutnya, kesempatan berkumpul bersama media untuk selalu bekerjasama dengan siapapun. Sehingga terjalin  kerjasama yang baik membantu program Pemda untuk mensejahterakan masyarakat.

“Dari perjalanan yang dilakukan oleh kodim tentunya banyak pihak yang sudah membantu, bersinergi dengan institusi dengan yang lainnya, itu menjadi mitra kerja kodim terimakasih atas dedikasi menjadi mitra kodim yang sudah banyak membantu dan meluangkan segalanya untuk membantu Kabupaten Sumedang agar lebih baik,” tandasnya.

Sementara perwakilan wartawan Sumedang, Aziz Abdullah mengapresiasi kegiatan tersebut dengan harapan dapat terjalin silaturahmi yang baik antara Media dengan Kodim.

“Tebar Kujang ini merupakan wadah dan corong bagi media mengenai berbagai program yang telah dilaksanakan oleh Kodim,” tandasnya. (tha).

The post Kodim Sumedang Luncurkan Tebar Kujang. appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/kota-sumedang/2020/01/10/kodim-sumedang-luncurkan-tebar-kujang/feed/ 0
Cek Kapasitas, Daftar Pelayanan hingga Jadwal Operasi di Fasilitas Kesehatan Bisa Lewat Mobile JKN https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/kota-sumedang/2020/01/10/cek-kapasitas-daftar-pelayanan-hingga-jadwal-operasi-di-fasilitas-kesehatan-bisa-lewat-mobile-jkn/ https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/kota-sumedang/2020/01/10/cek-kapasitas-daftar-pelayanan-hingga-jadwal-operasi-di-fasilitas-kesehatan-bisa-lewat-mobile-jkn/#respond Thu, 09 Jan 2020 23:46:28 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2925 Sumedang – Memasuki tahun ke-7 pengelolaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan memperkenalkan beberapa fitur

The post Cek Kapasitas, Daftar Pelayanan hingga Jadwal Operasi di Fasilitas Kesehatan Bisa Lewat Mobile JKN appeared first on Radar Sumedang.

]]>
Sumedang – Memasuki tahun ke-7 pengelolaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan memperkenalkan beberapa fitur baru di aplikasi Mobile JKN. Mulai dari cek ketersediaan kapasitas tempat tidur di fasilitas kesehatan, mendaftarkan pelayanan kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) hingga melihat jadwal tindakan operasi.

“Ini bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam peningkatan kualitas layanan, kemudahan serta keterbukaan akses informasi bagi peserta JKN-KIS. Fitur-fitur ini diharapkan akan membantu peserta saat membutuhkan pelayanan. Hal ini juga kami lakukan sebagai tindak lanjut dari komitmen bersama dengan PERSI,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf, Selasa (06/01).

Iqbal menjelaskan, BPJS Kesehatan dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) pertengahan November 2019 lalu sepakat untuk melakukan beberapa peningkatan kualitas pelayanan. Diantaranya berupa layanan antrean elektronik dalam rangka memberikan kepastian waktu layanan pada peserta JKN-KIS. Selain itu, rumah sakit harus memiliki display informasi ketersediaan tempat tidur untuk perawatan dan komitmen memastikan kemudahan pasien gagal ginjal kronis mendapatkan kemudahan layanan cuci darah.

“Kami akomodir kebutuhan untuk memenuhi komitmen tersebut melalui integrasi sistem informasi platform bersama antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan dalam aplikasi Mobile JKN. Dan diharapkan dukungan seluruh fasilitas kesehatan baik itu FKTP maupun FKRTL atau rumah sakit yang bekerja sama untuk dapat mengintegrasikan sistem ini secepatnya. Ini bagian dari komitmen BPJS Kesehatan karena tahun ini merupakan tahun pelayanan dan tahun peningkatan kepuasan pelanggan,” jelas Iqbal.

Dalam fitur terbaru Pendaftaran Pelayanan, peserta JKN-KIS dapat melakukan pendaftaran ke FKTP melalui Mobile JKN dan mendapatkan nomor antrian di FKTP, dan apabila dirujuk atau membutuhkan pelayanan di rumah sakit, peserta dapat mendaftar ke FKRTL melalui Mobile JKN. BPJS Kesehatan telah mengintegrasikan sistem informasi dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Bersama dengan PERSI kami telah melakukan spotcheck di awal tahun ke RSUD Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto, peserta JKN-KIS yang dirujuk dari FKTP sekitar bisa langsung didaftarkan ke antrean di RSMS Purwokerto dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN. Fitur baru yang ada dalam Mobile JKN ini terintegrasi dengan data nomor rujukan pada aplikasi Pcare milik FKTP. Fitur ini juga memungkinkan peserta untuk bisa mengubah jadwal kedatangan 1 kali ke RS sehingga ada kepastian kedatangan dan kepastian pelayanan di RS,” jelas Iqbal.

Iqbal juga menjelaskan fitur terbaru lain yaitu fitur Ketersediaan Tempat Tidur. Fitur ini tersedia sebagai sarana peserta untuk dapat melihat ketersediaan tempat tidur di rumah sakit sehingga dapat memberikan alternatif pilihan rumah sakit sebagai tujuan tempat rawat inap di lokasi terdekat peserta. Bila suatu ketika rumah sakit tidak dapat menerima pasien rawat inap dengan alasan tidak ada lagi ketersediaan tempat tidur, maka peserta dapat melakukan pengecekan ketersedian tempat tidur pada display tempat tidur tersebut.

Peserta yang direncanakan akan dilakukan tindakan medis operatif akan memperoleh kemudahan informasi di aplikasi Mobile JKN melalui fitur jadwal tindakan operatif . Fitur ini secara bertahap akan di implementasi di tahun 2020. Peserta dapat mengetahui kapan ia akan mendapat pelayanan tindakan operasi. Fitur ini terdiri dari informasi jadwal pelaksanaan, nama rumah sakit dan SMF yang melakukan tindakan pembedahan.

“Kami harap dengan pengembangan yang dilakukan ini, juga didukung oleh rumah sakit. Sehingga hal-hal yang selama ini menjadi keluhan peserta khususnya terkait keterbukaan informasi dapat segera teratasi. Kami mendorong rumah sakit lain dalam waktu dekat dapat menerapkan hal serupa. RSMS Purwokerto adalah role model yang dapat dicontoh oleh rumah sakit lain atas penerapan komitmen peningkatan mutu dan kualitas layanan,” tambah Iqbal.
Komitmen lainnya yang disepakati BPJS Kesehatan bersama PERSI adalah kemudahan (simplifikasi) pelayanan bagi pasien gagal ginjal kronis yang rutin mendapatkan layanan cuci darah (hemodalisis) di rumah sakit dan sudah terdaftar dengan menggunakan sidik jari (finger print), kini surat rujukan yang berakhir setelah 90 hari dapat diperpanjang di rumah sakit sehingga pasien tidak lagi direpotkan untk mengurus perpanjangan surat rujukan ke FKTP. Hal ini diharapkan dapat memotong birokrasi dan semakin mempermudah pasien JKN-KIS untuk dapat mengakses layanan cuci darah.

Sampai dengan tanggal 3 Januari 2020 dari 2.220 rumah sakit yang bekerja sama, sebanyak 1.784 rumah sakit (80,36%) sudah mempunyai sistem antrian elektronik dan 1.739 rumah sakit (78,33%) sudah memiliki display ketersediaan tempat tidur. Targetnya di tahun 2020 seluruh rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan telah memiliki antrean elektronik dan display ketersediaan tempat tidur, dan diintegrasikan dengan Mobile JKN.(rls).

The post Cek Kapasitas, Daftar Pelayanan hingga Jadwal Operasi di Fasilitas Kesehatan Bisa Lewat Mobile JKN appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/kota-sumedang/2020/01/10/cek-kapasitas-daftar-pelayanan-hingga-jadwal-operasi-di-fasilitas-kesehatan-bisa-lewat-mobile-jkn/feed/ 0
Komunitas Off Road Siap Bantu Evakuasi dan Angkut Logistik Jika Terjadi Bencana https://sumedang.radarbandung.id/ekbis/2020/01/09/komunitas-off-road-siap-bantu-evakuasi-dan-angkut-logistik-jika-terjadi-bencana/ https://sumedang.radarbandung.id/ekbis/2020/01/09/komunitas-off-road-siap-bantu-evakuasi-dan-angkut-logistik-jika-terjadi-bencana/#respond Thu, 09 Jan 2020 05:21:50 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2921 Sumedang – Dalam rangka membantu upaya penanggulangan bencana di daerah rawan bencana. Di awal tahun 2020 ini, terutama

The post Komunitas Off Road Siap Bantu Evakuasi dan Angkut Logistik Jika Terjadi Bencana appeared first on Radar Sumedang.

]]>
Sumedang – Dalam rangka membantu upaya penanggulangan bencana di daerah rawan bencana. Di awal tahun 2020 ini, terutama pada musim penghujan, salah satu komunitas otomotif   yakni Paguyuban Sadulur Sajalur memastikan siap membantu dalam pendistribusian logistik ke wilayah atau lokasi bencana, terutama yang tidak terjangkau oleh kendaraan.

Menurut Penasehat Paguyuban Sadulur Sajalur, Apih Momoy, Paguyuban Sadulur Sajalur akan selalu siap membantu masyarakat yang menjadi korban bencana.

Sebagai wadah perkumpulan dari para offroader roda empat yang mempunyai kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial, pihaknya telah membentuk relawan tanggap bencana alam di masing masing kecamatan, bahkan dibeberapa kabupaten kota.

“Jadi kita, akan selalu siap dan konsen membantu masyarakat yang memang membutuhkan. Malahan dalam waktu dekat rencananya kita akan turut membantu masyarakat di Bogor yang menjadi korban bencana,” ucap Apih Momoy kepada wartawan usai mengikuti Apel siaga penanggulangan bencana di lapangan upacara Setda, Rabu (8/1).

Senada dengan Apih Momoy, salah satu komunitas otomotif lainnya yang baru saja terbentuk di Sumedang yakni, Paguyuban Roda Empat, Muhammad Ibnu menyatakan sangat siap mendukung kesiapsiagaan bencana.

Menurutnya, dengan jumlah 48 club mobil/roda empat yang ada di Kabupaten Sumedang ini juga konsen membantu dalam penanggulangan bencana.

Untuk membantu kesiapsiagaan tersebut, saat ini keberadaan Paguyuban Roda Empat, sudah tersebar hampir di semua kecamatan di Kabupaten Sumedang.

“Intinya kita akan selalu standby setiap saat dalam membantu korban bencana bencana alam,” ucap Ibnu.

Selain turut membantu masyarakat yang terkena bencana, sambun Ibnu, pihaknya juga akan konsen juga dalam program sosial lainnya.

“Jadi paguyuban ini akan konsen dalam setiap misi kemanusiaan, karena itu sudah menjadi misi dan visi paguyuban roda empat ini,” tandasnya.  (jim)

The post Komunitas Off Road Siap Bantu Evakuasi dan Angkut Logistik Jika Terjadi Bencana appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/ekbis/2020/01/09/komunitas-off-road-siap-bantu-evakuasi-dan-angkut-logistik-jika-terjadi-bencana/feed/ 0
Tak Kunjung Terealisasi, Pemda Terus Desak Pembangunan Poros Sukasari-Lembang https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/09/tak-kunjung-terealisasi-pemda-terus-desak-pembangunan-poros-sukasari-lembang/ https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/09/tak-kunjung-terealisasi-pemda-terus-desak-pembangunan-poros-sukasari-lembang/#respond Thu, 09 Jan 2020 05:18:56 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2918   Sumedang – Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir menegaskan pihaknya tak akan bisan-bosan melakukan upaya percepatan pembangunan

The post Tak Kunjung Terealisasi, Pemda Terus Desak Pembangunan Poros Sukasari-Lembang appeared first on Radar Sumedang.

]]>
 

Sumedang – Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir menegaskan pihaknya tak akan bisan-bosan melakukan upaya percepatan pembangunan jalan poros Sukasari-Lembang.

Jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu disebut akan menjadi aksesbilitas untuk angkutan barang dan orang, khususnya untuk kepentingan hasil bumi.

Dony pun menyebut, baik dirinya secara pribadi maupun dalam hal ini adalah Bappppeda selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi demi mendorong realisasi pembangunan jalan tersebut.

Terlebih pembangunan jalan tersebut, kata Dony, sudah lama dinanti-nanti warga Sumedang.

“DED pembangunan jalan tersebut sudah ada di PUPR Provinsi Jabar. Upaya percepatan pembangunam poros jalan Sukasari Lembang, kami pun tak henti mendesak gubernur,” ucapnya saat melakukan agenda jumpa pers di Gedung Negara, Rabu 8 Januari 2020.

Kendati demikian, belum lama ini, Dony kembali menyampaikan wacana tersebut ke gubernur, Ridwan Kamil.

Bahkan, bupati pun selain komunikasi langsung ke gubernur, juga mengirimkan surat ke PUPR Provinsi Jabar.

Kerjasama dan komunikasi antara Pemkab Sumedang dengan bupati tetangga soal jalan tersebut, sudah optimal.

“Jika terealisasi, saya meminta agar statusnya pun menjadi jalan provinsi,” ujarnya. (jim)

The post Tak Kunjung Terealisasi, Pemda Terus Desak Pembangunan Poros Sukasari-Lembang appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/09/tak-kunjung-terealisasi-pemda-terus-desak-pembangunan-poros-sukasari-lembang/feed/ 0
Kasus “Dhe Bedun” Harus Jadi Pelajaran dalam Bermedsos https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/08/kasus-dhe-bedun-harus-jadi-pelajaran-dalam-bermedsos/ https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/08/kasus-dhe-bedun-harus-jadi-pelajaran-dalam-bermedsos/#respond Wed, 08 Jan 2020 03:09:49 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2931 BUDI Santoso, salah seorang warga Jalan Benoyo Salatiga Jawa Tengah mengakui kesalahannya karena mengunggah sebuah gambar meme di

The post Kasus “Dhe Bedun” Harus Jadi Pelajaran dalam Bermedsos appeared first on Radar Sumedang.

]]>
BUDI Santoso, salah seorang warga Jalan Benoyo Salatiga Jawa Tengah mengakui kesalahannya karena mengunggah sebuah gambar meme di akun Facebook miliknya “Dhe Bedun” yang dipermasalahkan sejumlah tokoh agama Salatiga karena dinilai menghina salah seorang kyai yakni Gus Muwafiq.

Budi Santoso pada Senin (6/1/2020) mendatangi langsung Gedung PCNU Salatiga yang difasilitasi tim Penyidik Polres Salatiga guna dilakukan konfrontir antara kedua belah pihak. Pada proses tabayun yang digelar dari pukul 20.00 sampai dengan 22.00 itu, Budi Santoso di hadapan jajaran pengurus PC NU Salatiga beserta seluruh banom mengakui semua perbuatannya seraya menyampaikan permohonan maaf.

Sejumlah kyai dari PCNU Salatiga akhirnya membalas permintaan maaf Budi Santoso dengan memberikan instruksi kepada seluruh jajaran pengurus Banom untuk bersedia memberikan maaf kepada Budi Santoso.

Kyai NU Salatiga melalui KH. Drs. Zaenuri, M.Pd menyampaikan pertimbangan dan dasar religius yaitu memaafkan merupakan bagian dari akhlak mulia yang diajarkan Rasulullah SAW kepada umatnya. ”Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh,” ucap KH Zaenuri mengutip ayat QS Al-A’raaf ayat 199.

Tokoh kyai NU Salatiga lainnya KH. Drs. Muslikh, MM juga menerangkan jika NU adalah jam’iyah yang menekankan penegakan amar ma’ruf nahi mungkar dengan cara cara yang beradab.

“Karenanya memaafkan adalah tindakan yang terpuji dan berakhlak, meskipun NU merupakan jam’iyah yang ikut berperan mendirikan negara Indonesia serta istiqomah menjadi garda terdepan pembela 4 pilar kebangsaan, namun NU tetap akan tawadlu dan tidak jumowo, sehingga memaafkan Dhe Bedun adalah salah satu cara meredakan kegaduhan dan menciptakan keteriban umum yang merupakan tanggung jawab NU dengan bersinergi dengan aparatur pemerintah seperti halnya kepolisian,” terang KH Muslikh.

The post Kasus “Dhe Bedun” Harus Jadi Pelajaran dalam Bermedsos appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/08/kasus-dhe-bedun-harus-jadi-pelajaran-dalam-bermedsos/feed/ 0
PKS Tolak Wacana Pengadaan Helikopter untuk Gubernur https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/07/pks-tolak-wacana-pengadaan-helikopter-untuk-gubernur/ https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/07/pks-tolak-wacana-pengadaan-helikopter-untuk-gubernur/#respond Tue, 07 Jan 2020 13:03:52 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2911 SUMEDANG–Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat asal Fraksi PKS H. Ridwan Solichin menolak wacana usulan pengadaan helikopter

The post PKS Tolak Wacana Pengadaan Helikopter untuk Gubernur appeared first on Radar Sumedang.

]]>
SUMEDANG–Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat asal Fraksi PKS H. Ridwan Solichin menolak wacana usulan pengadaan helikopter untuk operasional Pemprov Jabar yang mencuat dalam rapat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan tahun 2019-2020 di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro yang juga dihadiri oleh Gubernur Ridwan Kamil, Senin (6/1/2020).

Menurut legislator muda yang juga Ketua DPW PKS Bidang Seni dan Budaya ini memandang fasilitas transportasi udara yang disuarakan Fraksi Demokrat dengan alasan diperlukan untuk mengakses masyarakat di wilayah terpencil sangat kurang masuk akal.

“Meskipun wacana itu dilandasi dari wilayah Jawa Barat yang cukup luas dan kondisi jalan yang macet. Tapi helikopter tidak harus dibeli, karna konsekwensi anggaran akan sangat besar. Dari harga helikopternya, pemeliharaan, dan bahan bakarnya cukup besar,” tandas RinSo, sapaannya.

Anggota legislatif daerah pemilihan Jabar XI (Sumedang, Majengka, Subang) ini menggambarkan bahwa berapa biaya yang harus dikeluarkan seseorang untuk memiliki helikopter khususnya di Indonesia, harga beli rata-rata sebuah helikopter jenis Bell berkisar di angka US$ 1,5 juta atau Rp 2,2 miliar.

“Harga rata-rata helikopter jenis Bell itu US$ 1,5 juta. Ya angka segitu hampir sama dengan harga mobil merek Lamborghini lah,” kata RinSo.

Tak hanya sampai disitu, biaya untuk pengoperasian helikopter pun tidak sedikit. “Untuk helikopter jenis Bell 505 misalnya, biaya operasional termasuk pilot per jamnya bisa mencapai US$ 1.500 atau Rp 20 juta lebih, Kalau lewat darat biaya lebih irit dan sebenarnya bisa sambil menyapa masyarakat yang dilalui,” ujar RinSo.

Sebagaimana disampaikan ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat mengakui adanya usulan dari anggota dewan agar Pemprov Jabar membeli helikopter. Salah satunya dalam menunjang kinerja gubernur Jabar mendatangi masyarakat di pelosok.

The post PKS Tolak Wacana Pengadaan Helikopter untuk Gubernur appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/07/pks-tolak-wacana-pengadaan-helikopter-untuk-gubernur/feed/ 0
Ini Alasan Setiap Tanggal 5 Januari Diperingati sebagai Harlah PPP https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/05/ini-alasan-setiap-tanggal-5-januari-diperingati-sebagai-harlah-ppp/ https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/05/ini-alasan-setiap-tanggal-5-januari-diperingati-sebagai-harlah-ppp/#respond Sun, 05 Jan 2020 13:17:41 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2907 SUMEDANG–Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-47 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tingkat kabupaten Sumedang sukses digelar, Minggu (5/1/2020) di pelataran

The post Ini Alasan Setiap Tanggal 5 Januari Diperingati sebagai Harlah PPP appeared first on Radar Sumedang.

]]>
SUMEDANG–Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-47 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tingkat kabupaten Sumedang sukses digelar, Minggu (5/1/2020) di pelataran Gedung Negara Sumedang.

Selain diisi berbagai acara dari mulai gerak jalan santai dan takbligh akbar juga ditampilkan pula sendra tari yang menceritakan sejarah berdiri partai yang dinahkodai H Suharso Monoarfa sebagai Ketua DPP PPP saat ini.

Lantas bagaimana sejarah lahirnya partai berlambah Ka’bah itu yang selalu diperingati setiap tanggal 5 Januari itu? Salah seorang anggota DPRD Sumedang asal Fraksi PPP yakni H Endang Taufik FR, bersedia mengulas sejarah Harlah PPP.

Ketua Fraksi PPP DPRD Sumedang ini mengungkapkan bahwa sejarah lahirnya PPP ini dimulai pada masa awal rezim Orde Baru berkuasa.

“Hari lahir PPP itu selalu diperingati setiap tanggal 5 Januari, karena bermula pada 5 Januari 1973 dengan ditandai fusi 4 partai Islam setelah keluarnya undang undang penyederhanaan partai politik pada masa itu,” ulas H Endang.

Empat partai yang digabung pada Era Suharto itu yakni Partai Nadhlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) dan Partai Muslimin Indonesia (Parmusi).

PPP merupakan salah satu partai yang berpengaruh pada era Orde Baru bersama dengan Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia (sekarang PDI Perjuangan) sebagai tiga partai politik utama.

The post Ini Alasan Setiap Tanggal 5 Januari Diperingati sebagai Harlah PPP appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/05/ini-alasan-setiap-tanggal-5-januari-diperingati-sebagai-harlah-ppp/feed/ 0
Puncak Harlah ke-47 PPP Khidmat dan Semarak https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/05/puncak-harlah-ke-47-ppp-khidmat-dan-semarak/ https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/05/puncak-harlah-ke-47-ppp-khidmat-dan-semarak/#respond Sun, 05 Jan 2020 11:57:10 +0000 https://sumedang.radarbandung.id/?p=2901 SUMEDANG–Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-47 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tingkat kabupaten Sumedang berlangsung khidmat dan semarak. Pada puncak

The post Puncak Harlah ke-47 PPP Khidmat dan Semarak appeared first on Radar Sumedang.

]]>
SUMEDANG–Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-47 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tingkat kabupaten Sumedang berlangsung khidmat dan semarak. Pada puncak peringatan harlah PPP tahun 2019 kali ini ditandai dengan kegiatan tabligh akbar dan gerak jalan santai yang dihadiri sekitar 5000 peserta yang merupakan kader dan simpatisan PPP se-Kabupaten Sumedang, Minggu (5/1/2020).

Usai mengikuti gerak jalan santai menyusuri jalan di pusat kota Sumedang, para peserta gerak jalan langsung terpingkal-pingkal mendengarkan ceramah dari Ustadzah Hj. Aah Nurul Muhibah yang memberikan tausyiahnya dengan penuh canda tawa.

Acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah dari beberapa perlombaan yang merupakan rangkaian kegiatan harlah sebelumnya. Dua unit sepeda motor menjadi hadiah utama undian kupon gerak jalan santai.

Satu unit sepeda motor diberikan langsung oleh Ketua DPP PPP H. Suharso Monoarfa yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Satu unit lagi diberikan Wakil Ketua DPW PPP Jawa Barat yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat H. Uu Ruzhanululum.

Dalam sambutannya Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir, ST, MM kembali mengingatkan bahwa momentum harlah ke-47 PPP harus menjadikan momentum evaluasi bagi seluruh kader PPP.

“Kembali saya mengingatkan kepada seluruh kader PPP agar menjaga martabat partai di tengah-tengah masyarakat dan juga harus memberikan manfaat, memberikan solusi dari masalah bukan sebaliknya,” pesan Bupati yang juga Wakil Sekjen DPP PPP ini.

The post Puncak Harlah ke-47 PPP Khidmat dan Semarak appeared first on Radar Sumedang.

]]>
https://sumedang.radarbandung.id/berita-utama/2020/01/05/puncak-harlah-ke-47-ppp-khidmat-dan-semarak/feed/ 0