Korban Kecelakaan Bus di Tasikmalaya Sudah Dibawa Pulang Kerumah, Sebagian Dirawat di RSUD Sumedang

oleh -

Pamulihan, Radarsumedang.id – Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pamulihan melayat korban Kecelakaan warga Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan yang mengalami insiden ditikungan Jalan Raya Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (10/11) lalu.

Forkopimcam Pamulihan tersebut terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil yang diwakili Anggota didampingi Kepala Desa Cijeruk.

Camat Pamulihan Herry Harjadinata mengatakan sebanyak 64 orang warga Desa Cijeruk menjadi korban kecelakaan saat awak bus yang ditumpangi warga Dusun Pasirlaja dan warga Dusun Sukahurip terperosok ke tebing jalan sepulang berziarah dari Pamijahan.

“Alhamdulillah semua korban sudah pulang pada pukul 00.00 WIB, yang dijemput oleh keluarga ke Tasikmalaya,” ucap Herry kepada Radar Sumedang didampingi Kapolsek Pamulihan Iptu Ahmad Sahidin S.H

Herry menambahkan, setibanya dikampung halaman, para korban dirawat di RSUD Sumedang dan dirawat dirumah masing-masing.

“Yang dilakukan perawatan intensif karena mengalami luka cukup serius termasuk Ustad Toto Tohirin pimpinan ziarah dirawat di RSUD Sumedang,” ucapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sebanyak 29 mengalami luka ringan dan 5 orang mengalami patah tulang dan di rawat di RSUD Sumedang.

“Sementara yang mengikuti ziarah sebanyak 64 terdiri dari warga Dusun Pasirlaja RW 12 sebanyak 10 orang, dan warga Dusun Sukahurip RW 10 sebanyak 54 orang. Rombongan berangkat untuk melakukan ziarah pada hari Senin (09/11) dan berencana pulang hari Selasa (10/11),” tambahnya.

Perlu diketahui bahwa kecelakaan tunggal yang melibatkan satu kendaraan angkutan umum Bus terjadi di Lebakceuri Kampung/Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong, Selasa (10/11) pagi pukul 05.30.

Bus Sari Arum dengan nomor polisi (Nopol) D 7669 AL yang dikemudikan Pebri Susanto, mengangkut 64 orang penumpang merupakan peziarah yang berasal dari jamaah pengajian Masjid At-Tohirin, di Dusun Sukahurip Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang.

Bus yang dikemudikan oleh saudara Pebri Susanto tersebut tidak bisa dikendalikan saat melewati tikungan di Lebakceuri tepatnya di Jalan Raya Pamijahan sehingga masuk terperosok ke tebing pinggir jalan. (tha).