Satpol PP Sumedang Akan Gelar Rapat Tuntutan Penutupan Karoke Cimanggung

oleh -
Istimewa

 

CIMANGGUNG – Plt. Kasatpol PP, Deny Hanafiah menyebutkan akan menggelar rapat dengan pihak terkait perihal adanya tuntutan penutupan tempat karoke diwilayah Cimanggung oleh Persaudaraan Islam Cimanggung (PIC), pada Rabu (24/07) besok.

“Kami pernah melakukan razia kesana dan benar pada saat itu ada semacam pelanggaran nyata, yakni tamu menggunakan miras,” ucapnya saat dihubungi wartawan.

Ia menambahkan, pihaknya melakukan konfirmasi dan melakukan mediasi agar pengelola mematuhi apa yang disampaikan dalam perizinan.

“Pada intinya, ada permintaan warga agar dicabut izin operasionalnya dan Kami akan bergerak, namun jika izinnya memang sudah ada, maka tidak bisa begitu saja mencabut perizinan itu,” katanya.

Namun, kata ia, pihaknya akan merekomendasikan ke dinas perizinan untuk ditinjau kembali izinnya.

“Kalau melihat isi dalam tuntutannya, diharapkan agar pengelola memperhatikan waktu ibadah umat muslim, tidak menyediakan pemandu lagu dan tidak menyediakan miras,” ujarnya

Ia menambahkan, kalau semua dugaannya terbukti dari hasil pemeriksaan, maka akan melakukan rekomendasi ke dinas perizinan supaya kembali meninjau izin karaoke itu.

“Kembali kepada masukan persatuan umat muslim tadi, itu memang disinyalir menyediakan hal yang tadi itu. Sehingga, perlu di konfrontir (dilihat), karena itu baru dugaan belum ada buktinya dan kalau sudah ada buktinya mungkin kita bisa mengambil tindakan,” ucapnya.

Menurutnya, ini belum ada bukti sehingga pihaknya akan melakukan konfrontir.
Karena itu hanya dugaan masyarakat sekitar belum ada bukti dan kalau terbukti akan ditinjau kembali.

“Kalau dua kali peringatan tidak diindahkan, kita minta supaya dinas perizinan mencabut atau meninjau kembali perizinannya,” ucapnya.

Sementara, manager salah satu tempat Karaoke, Imelda tak berkomentar banyak dalam menyikapi persoalan tersebut. Namun, dirinya membenarkan soal ada panggilan dari Satpol PP Kab. Sumedang.

oleh