MWC NU Kecamatan Pamulihan Gelar Istigosah dan Tabligh Akbar.

oleh -

PAMULIHAN – Upaya memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia, Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Pamulihan menggelar
Istigosah dan Tabligh Akbar di Mesjid Besar Pamulihan. Sabtu (16/08) malam.

Ketua Panitia Ustad Uus Kusmayadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh Banom-banom NU yang telah berpartisipasi menyukseskan acara tersebut.

“Mudah-mudahan jadi amal kebaikan, sebab wasilah diakuinya murid oleh KH Hasyim Asyari apabila kita berada dibarisan Nahdlatul Ulama,” ucapnya.

Uus menambahkan, selain acara Istigosah dan Tabligh Akbar juga berpartisipasi dalam upacara bendera dan Ziarah kemakam para pahlawan.

Sementara, Ketua MWC NU Kecamatan Pamulihan, Ustad Moch Abdul Ghofar menyebutkan bulan Agustus (kalender masehi)
sekarang bertepatan dengan bulan Zulhijah (kalender Hijriah) sangat berhubungan dengan perjuangan yakni perjuangan kemerdekaan, perjuangan munggah haji dan perjuangan kurban.

“Angka 17 sangat berarti dan memiliki filosofi bagi umat manusia, terjadinya deklarasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus,¬† Allah SWT menurunkan Al-Qur’an tanggal 17 Ramadan, dan diantara pokoknya keimanan ketaqwaan diukur melalui Shalat yang dikerjakan lima waktu sehari dengan keseluruhan jumlah rakaat sebanyak 17,” ucapnya.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut terbilang sukses. Kedepannya acara bisa semakin meriah dan sukses.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini digolongkan orang yang berjuang demi menjaga keutuhan NKRI,” ucapnya.

Sementara, Camat Pamulihan Hari Tri Santosa melalui Sekcam Pamulihan Mamat Hadisyahputra mengucapkan terima kasih kepada MWC NU Kecamatan Pamulihan yang sudah melaksanakan kegiatan dengan tujuan syukuran hari proklamasi dan memakmurkan mesjid.

“Mudah-mudahan kegiatan berkesinambungan dan berkelanjutan, kedepannya acara ini dimasukkan kepada rangkaian HUT yang ada dikecamatan Pamulihan,” ucapnya.

Rencana tahun sekarang atau bulan November, kata Mamat, Kecamatan Pamulihan menjadi tuan rumah MTQ dan meminta kepada keluarga besar NU untuk berpartisipasi menyukseskan acara tersebut.

“Sekarang tinggal menunggu SK ketetapan lokasi, kalau sudah ada SK pasti jadi tuan rumah yang diikuti 26 Kecamatan,” ucapnya. (tha).

oleh