Anak-anak Dilarang Menonton Film Joker

oleh -

JATINANGOR – Sejak dirilis 2 Oktober 2019 lalu, penonton film Joker di Bioskop Cinema 21 Jatinangor Town Square (Jatos) diperkirakan sudah mencapai 5000 lebih penonton.

“Film Joker sudah hampir tiga Minggu tayang dan rata-rata penonton perhari mencapai sekitar 400 sampai 500 penonton dan sekarang sudah memasuki minggu ketiga dan penonton sudah mulai berkurang,” ujar manajer Bioskop Cinema 21 Jatos Wahyudin kepada Radar Sumedang.

Wahyudin menambakan film itu sendiri mengangkat kehidupan tokoh penjahat paling terkenal di dunia superhero. film ini menceritakan tentang kisah seseorang yang sakit jiwa atau gangguan mental tapi tidak kelihatan dari kecilnya suka disiksa oleh orang tuanya. Merasa diasingkan dengan lingkungannya, jadi penghibur badut, dan jadi stand up komedi,

“Film ini ketegori film dewasa sehingga kebanyakan penontonnya dari kalangan orang dewasa dan diimbau untuk tidak ditonton oleh anak-anak karena terdapat unsur kekerasan dan seolah mengajak untuk melakukan kejahatan,” ucapnya.

Menurutnya, agar tidak ditonton oleh anak-anak banyak dari artis yang mengkampanyekan film tersebut anak-anak dilarang menonton film tersebut.

“Kami pun kerap memberikan himbauan kepada penonton yang membawa anaknya. Namun, banyak orang tua yang gak ngerti jadi susah. Adapun bagi anak-anak yang menonton film ketegori 17 tahun keatas perlu didampingi orang tuanya kalau tidak ada pendamping dilarang keras,” ucapnya.

Ia pun mengakui omset yang diperoleh dari film Joker dari mulai tayang sampai sekarang mencapai ratusan juta. (tha).