Jumlah Pemohon Kependudukan di Kecamatan Jatinangor Selalu Membeludak

oleh -
PELAYANAN : Warga saat menunggu giliran pemotretan untuk pembuatan e-KTP di Kecamatan Jatinangor

JATINANGOR – Saat dibukanya kembali pelayanan di Kantor Kecamatan Jatinangor pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan diterapkannya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) warga yang hendak mengurus kelengkapan kependudukan seperti e-KTP, Kartu Keluarga (KK), Surat Pindah, SKCK terpantau membeludak.

Setiap harinya, jumlah pemohon mencapai kurang lebih 100 orang, bahkan apabila tidak dibatasi bisa mencapai 200 pemohon.

Camat Jatinangor Syarif Effendi Badar melalui Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Jatinangor Eddih Mulyadi membenarkan kondisi tersebut.

“Benar, hampir tiap hari pelayanan di Kecamatan Jatinangor selalu membeludak, berbeda dengan hari-hari biasanya,” ucap Eddih kepada Radar Sumedang.

Eddih menambahkan, membeludak masyarakat yang mengurus kelengkapan kependudukan lantaran sebelumnya tidak ada pelayanan karena diberlakukannya PSBB untuk menghindari Virus Corona, sehingga ketika pelayanan dibuka kembali warga langsung menyerbunya.

“Meski kembali ada pelayanan, namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan agar aman dari Covid-19,” ucapnya.

Menurutnya, setiap petugas pelayanan dan pemohon pelayanan wajib mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan atau handsanitizer, ruang tunggu pelayanan, penanda jaga jarak, cairan disinfektan dan alat penyemprot/hand spayer.

“Kami juga memastikan ruangan steril setelah disemprot disinfektan, Petugas dan pemohon wajib menggunakan masker, setiap pemohon harus mencuci tangan menggunakan hand sanitizer dan dicek suhu tubuh,” tambahnya. (tha).

oleh