Peningkatan Nilai Tambah Manggga di Desa Jembarwangi

oleh -

JATINANGOR – Kecamatan Tomo salah satu kecamatan penghasil mangga di Kabupaten Sumedang dengan jumah desa ada Sembilan yaitu desa Bugel, Cicarimanah, Cipeles, Darmawangi, Jembarwangi, Karyamukti, Marongge, Tolengas dan Tomo.

Sebagian besar perkebunan atau ladang di Desa Jembarwangi ditanami berbagai jenis buah-mangga diantaranya Arumanis, Cengkir dan Gedong Gincu Tidak mengherankan jika Desa Jembarwangi merupakan salah satu dari sembilan desa di wilayah Kecamatan Tomo dan Kecamatan Jatigede yang menjadi pemasok utama mangga Gedong Gincu di Kota Bandung.

Pada saat panen raya bulan Oktober- November, mangga berlimpah dan banyak yang terbuang. Untuk memanfaatkan mangga yang berlimpah pada saat panen raya, Tim Unpad yang diketuai oleh Prof. Dr. Yosini Deliana, lr., MS dkk melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di KWT Jembar Binangkit di Desa Jembarwangi Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang.

“Teknologi yang digunakan untuk membuat syrup mangga adalah dengan teknologi sederhana, hygyenis, praktis dan memiliki nilai jual,” ucapnya kepada Radar Sumedang. Rabu (29/07).

Pemberdayaan ini bukan hanya pada teknologi cara membuat syrup, akan tetapi pada aspek ekonominya dari mulai perhitungan usaha sampai dengan promosi.

“Teknologi yang digunakan secara sederhana dengan model pendampingan dari dosen yang ahli di bidangnya,” ucapnya.

Ia pun berharap melalui kegiatan ini bisa menambah pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu KWT dalam memanfaatkan potensi yang ada disekitarnya serta menambah penghasilan keluarga khususnya keluarga KWT Desa Jembarwangi.

“Selain itu memotivasi masyarakat untuk selalu melakukan inovasi produk. Pengabdian Kepada Masyarakat ini disambut antusias oleh warga, karena selain menambah pengetahuan juga hal ini adalah pengalaman pertama menggunakan virtual PKM. Ibu ibu yang mengikuti kegiatan ini menerapkan protokol kesehatan CovidĀ 19 diantaranya, memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer,” tutupnya. (tha).

oleh