Pelanggar Prokes di Jatinangor Didominasi Warga Luar

oleh -
Satpol PP Jatinangor saat mendata dan memberikan sanksi kepada pelanggar prokes di Jatinangor

Jatinangor, Radarsumedang.id – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatinangor gencar menegakkan Peraturan Bupati (Perbup) No.74/2020 tentang penegakan disiplin dan sanksi bagi yang tidak bermasker. Minggu (13/09).

Sejak mulai dilaksanakan penertiban pada 15 Agustus lalu, jumlah pelanggar yang terjaring aparat gabungan karena tidak memakai masker terus bertambah setiap harinya.

“Sampai hari ini jumlah pelanggar Perbup nomor 74 tahun 2020 mencapai 384 orang, mereka diberikan sanksi administratif, sanksi tulisan dan kebanyakan pelanggar prokes bukan orang Jatinangor,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Jatinangor Endang Sukayat ┬ákepada Radar Sumedang.

Ia menambahkan, setiap hari pihaknya melakukan monitoring penerapan Perbup No 74 Tahun 2020, dibeberapa titik keramaian di Jatinangor.

“Sebelumnya kami memberikan himbauan ┬ákepada masyarakat baik melalui media sosial (Medsos), dan sekarang melalui pengeras suara sambil keliling kita peringatkan warga untuk mematuhi apa yang tertuang dalam Perbup No 74 Tahun 2020,” sebutnya.

Selain fokus dipusat keramaian, gugus tugas kecamatan Jatinangor terus mobile memberikan peringatan kepada seluruh masyarakat Jatinangor sampai ke pelosok-pelosok.

“Sanksi sudah jelas, apabila orang tersebut sudah diberikan sanksi namun besoknya ketemu lagi tidak pakai masker, maka akan kita berikan sanksi pertama lisan, tertulis kalau masih bandel administrasi mulai dari Rp100 ribu, Rp150 sampai Rp 500 ribu atau jaminan tanda penduduk,” tambahnya.

Ia pun berharap, dengan adanya aturan tersebut masyarakat bisa sadar dan dapat mematuhinya demi kepentingan dan kesehatan bersama. (tha)