Dikukuhkan, Saka Bakti Husada Siap Jalankan Program Germas

oleh -
Ketua Kwarcab Sumedang Kak Erwan Setiawan saat membuka acara pengukuhan Saka Bakti Husada di Hotel Puri Jatinangor
Jatinangor, Radarsumedang.id – Untuk menjalankan program gerakan masyarkat hidup sehat (Germas), Kader Saka Bakti Husada (SBH) di Kecamatan Jatinangor, Tanjungsari dan Cimanggung, dikukuhkan di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor. Kamis (17/09).
Pengukuhan digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dengan menggandeng Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Sumedang.
Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Sumedang Nia Sukaeni mengatakan dalam kegiatan penguatan kelompok masyarakat pangkalan/gugus depan itu, nantinya para kader SBH yang merupakan para pelajar, akan mengeduksikan Germas di setiap sekolah masing-masing. Sehingga nantinya dapat menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit tidak menular.
“Meskipun sekarang ada covid-19, yang merupakan penyakit menunar, kita tetap gelorakan program Germas melalui perilaku hidup bersih dan sehat,” katanya kepada wartawan
Nia menjelaskan, program Germas ini sudah dipromosikan Dinkes Sumedang pada tahun 2017 dan 2018 lalu. Namun karena jangkauannya belum terlalu luas untuk SBH, tahun 2020 ini dilakukan pembekalan untuk kades SBH di Jatinangor meliputi Puskesmas Sawahdadap, Tanjungsari, Jatinangor dan Cimanggung.
“Tahun 2017 dan 2018 kami sudah sosialisasi ke SBH maupun Kwarcab Kabupaten Sumedang. Tetap kami juga melakukan kegiatan ini bekerjasama dengan kekuatan Pramuka Cabang Kabupaten Sumedang. Jadi kami tidak bekerja sendiri, karena tetap kayak kita ada kesaling keterkaitan terkait program gerakan masyarakat hidup sehat ini tetap harus dipromosikan di seluruh elemen, termasuk organisasi masyarakat termasuk Saka Bakti Husada,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut Ketua Kwarcab Sumedang H. Erwan Setiawan SE diberikan kepercayaan untuk membuka kegiatan tersebut. Bahkan Wakil Bupati Sumedang itu  menyambut baik program dan langkah yang digagas Dinkes Sumedang.
“Acara ini diikuti sebanyak 80 peserta itu dapat lebih meningkatkan kewaspadaan juga terhadap pandemi covid-19. Termasuk dalam menyosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) kepada masyarakat,” ucapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, kata Erwan, harus semakin baik dan lebih bisa dirasakan lagi keberadaannya oleh masyarakat. Dan ada program-program setelah pengukuhan SBH ini selesai. (tha).