Pelanggar Prokes di Jatinangor Disanksi Beberesih

oleh -
Para pelajar yang melanggar prokes di sanksi beberesih halaman kantor Kecamatan Jatinangor

Jatinangor, Radarsumedang – Sebanyak 8 orang dikenakan sangsi sosial berupa push up dan beberesih halaman kantor Kecamatan Jatinangor karena melanggar Perbup No. 74 tahun 2020 tidak menggunakan masker saat melintasi jalan Ir. Soekarno. (21/09).

Penerapan sangsi diketahui saat digelar operasi yustisi tingkat kecamatan Jatinangor yang melibatkan staf  Kecamatan sebanyak 6 orang, anggota Polsek Jatinangor 4 orang, dan anggota Koramil 3 orang.

Kasi Trantib/Satpol PP Kecamatan Jatinangor Endang Sukayat mengatakan pihaknya terus gencar menertibkan warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan salah satunya memakai masker apabila keluar rumah.

Masih banyak warga yang kerap kedapatan tidak memakai masker, padahal kami sering  memberikan himbauan atau woro-woro baik kepada masyarakat secara langsung maupun melalui aparat desa setempat,” ucapnya kepada Radar Sumedang. Senin (21/09).

Melalui pengenaan sangsi tersebut, kata ia, dapat memberikan efek jera kepada masyarakat yang melanggar Perbup No. 74 tahun 2020.

“Tolonglah kepada masyarakat agar tetap mematuhi anjuran pemerintah agar terhindar dari virus corona, mengingat jumlah Covid-19 terus meningkat,” ucapnya.

Sementara, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M kasus Covid-19 sampai hari Sabtu hingga hari ini 134 terkonfirmasi,124 sembuh dan 4 orang meninggal.Dimana 4 orang yang meninggal, memiliki riwayat melakukan perjalanan ke Zona merah, yakni Jakarta. Sedangkan yang masih dalam perawatan berjumlah 6 orang.

Disamping itu, beberapa tetangga Kabupaten Sumedang dalam beberapa waktu terakhir seperti Bandung, Garut, dan Majalengka menunjukan pertumbuhan jumlah terkonfirmasi yang cukup signifikan.

“Untuk itu saya minta kepada segenap Personil Gugus Tugas/TNI/POLRI, Kepala SKPD, Camat, Kepala Desa dan Warga Kabupaten Sumedang untuk tetap mewaspadai perkembangan terkini Covid-19 dan meningkatkan disiplin dalam menjalankan dan mengarahakan pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes),” kata Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Sumedang.

Didampingi juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sumedang Iwa Kuswaeri, pada Minggu (20/9), Dony menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak aparat pemda / TNI / Polri / kecamatan / desa, terutama warga Sumedang yang telah berjuang mencegah dan mengatasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang. (tha).