Warga Tanjungsari Berikan Penilaian Terhadap Layanan PONED PKM Jatinangor

oleh -
Petugas kesehatan PKM Jatinangor saat membantu persalinan salah seorang pasien

JATINANGOR – Memberikan pelayanan di masa pandemi covid 19, bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan. Dengan berpedoman pada peraturan bupati Sumedang No.45 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan AKB, Puskesmas Jatinangor membuka semua jenis pelayanan termasuk Pelayanan Pertolongan Persalinan (PONED).

Kepala Puskesmas Rawat Inap Jatinangor Drg. Amie Fitriah,M.Hkes mengatakan pelayanan persalinan di Puskesmas Jatinangor melayani semua persalinan normal diwilayah kerja dan juga menerima rujukan dari puskesmas non poned.

“Walaupun jumlah persalinan sempat mengalami penurunan dimasa PSBB tapi di masa AKB jumlah persalinan berangsur meningkat,” ucapnya kepada Radar Sumedang. Selasa (29/09).

Ia menambahkan, PKM Jatinangor memiliki moto ‘Prima dalam pelayanan’, otomatis semua pasien akan mendapatkan pelayanan yang baik tanpa membedakan status dan asal wilayah.

“Kepuasan pasien menjadi satu target bagi pelayanan kami. Hal ini terbukti dari surat masuk pada kotak saran yang kami sediakan. Pasien dan pihak Keluarga merasa puas dengan pelayanan yang diberikan unit PONED. Bahkan diakhir surat menuliskan “Pkm Jatinangor the best pokoknya mah”,” tambahnya.

Ia pun berharap, saran dari masyarakat tersebut menjadi satu motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Sementara itu, pasien Poned Lyssa Maryani mengaku sangat puas terhadap layanan yang diberikan PKM Jatinangor dalam membantu persalinan dirinya.

“Sangat puas pada pelayanan bidan-bidan yang ada disini baik yang sifh malam, pagi dan siang,” ucap isi surat masuk pada kotak saran yang sediakan PKM.

Lyssa yang merupakan warga Puskopad Tanjungsari menilai bahwa para bidan saat menangani persalinan dirinya semuanya baik dan sabar.

“The Best pokonya mah,” tutupnya. (tha).

 

oleh