Hidup Mapan, Penerima PKH Mundur

oleh -

 

SUKASARI – Sebanyak 21 orang warga Desa Nangerang Kecamatan Sukasari menyatakan mundur sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Penjabat Kades Nangerang Dedi Rosadi,S.Hut mengatakan, mundurnya warga Nangerang sebagai penerima PKH dibuktikan dengan pernyataan sikap melalui penandatanganan yang disaksikan Pendamping PKH dan unsur lainnya.

“Mereka menyatakan keluar dari kepesertaan program penentasan kemiskinan karena telah mandiri secara ekonomi,” ucapnya

Sebelumnya, kata Dedi Rosadi, S.Hut, 21 orang tersebut masuk PKH karena dilihat dari perekonomiannya belum stabil. Sehingga dikategorikan berhak menerima bantuan dari pemerintah itu.

“Mungkin karena melalui bantuan itu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperbaiki perekonomian, alhamdulillah sekarang perekonomiannya bisa disebut
graduasi mandiri atau naik kelas ekonominya,” ucapnya.

Menurutnya, warga Desa Nangerang yang menerima PKH sebanyak 286 dari tahun 2013 setiap tahunnya semakin menurun dan tahun 2019 yang menyatakan mundur sebanyak 21 orang dan sekarang tinggal 198 orang. Sebagai upaya peningkatan ekonominnya para peserta PKH membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE)

“Mudah-mudahan kedepannya, masyarakat Desa Nangerang terutama yang menerima PKH perekonomiannya bisa lebih maju lagi, dan tidak lagi mengandalkan PKH,” ucapnya. (tha).

oleh