Mengalami Lumpuh Puluhan Tahun, Akhirnya Nono Mendapatkan Bantuan

oleh -

PAMULIHAN – Nasib kurang beruntung harus dialami Nono (35) Warga Dusun Dangdeur Desa Cigendel Kecamatan Pamulihan harus menghabiskan waktu sehari-harinya dengan terbaring lemas diatas kasur.

Nono mengalami lumpuh akibat insiden tabrakan tahun 2005 silam, sekarang tidak bisa melakukan aktivitas seperti sediakala dan hanya bisa terbaring lemas sembari diurus kedua orang tuanya.

“Sejak umur 19 sampai sekarang berumur 35 tahun, anak saya hanya bisa terbaring di atas kasur karena mengalami lumpuh total setelah tergilas mobil fuso tepat tubuh bagian kanan,” ucap Eni orang tua Nono.

Eni mengaku, anaknya mengalami tabrakan saat menggunakan kendaraan roda dua dan terpental kebadan jalan, dari arah berlawanan datang mobil fuso.

“Awalnya sempat dirawat RSUD Sumedang selanjutnya dirujuk ke RS wilayah Bandung hingga akhirnya tubuhnya tidak bisa bergerak atau lumpuh,” ucapnya.

Kondisi Nono yang kian hari terus memprihatinkan menimbulkan banyak keprihatinan termasuk dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Sumedang.

“Hari ini kami menyerahka kan bantuan bagi Mustahik bapak Nono 35 tahun, karena 17 tahun kebelakang menjadi korban kecelakaan dan sampai sekarang lumpuh layu,” ucap Ketua BAZNas Sumedang Ayi Subhan Hafas kepada Radar Sumedang.

Ayi mengaku, mendapatkan informasi tersebut berkata laporan dari masyarakat, sehingga pihaknya langsung datang dan memberikan batuan berupa tempat tidur.

“Selain ini, kami juga memberikan bantuan serupa kepada warga di Desa Ciptasari karena sama mengalami lumpuh dan baru berusia 6 tahun ibunya meninggal dan sekarang hanya sama bapaknya,” tutupnya.

Sementara itu, Kades Cigendel Mulyana mengucapkan terimakasih kepada BAZNas Sumedang yang telah peduli terhadap warganya karena mengalami lumpuh.

“Insya Allah bantuan ini akan kami manfaatkan sebaiknya mungkin,” tutupnya. (tha).

 

oleh