‘Bahenol’ Kangen Latihan Lagi

oleh -
TRI BUDI SATRIA/RADAR SUMEDANG ACARA: Sebuah acara di Sanggar Lingkung Seni Budi Asih Pusaka Wargi, Desa Naluk, Kecamatan Cimalaka beberapa waktu lalu.

Cimalaka,Radarsumedang.id – Grup Barisan Heboh Nini-nini Oge Lumayan (Bahenol) yang tergabung dalam Sanggar Lingkung Seni Budi Asih Pusaka Wargi harus menahan kangen untuk tidak latihan dulu sepanjang musim Covid 19.

Sanggar yang berlokasi di RT 02/04, Dusun/Desa Naluk, Kecamatan Cimalaka itu sejak 2017 rutin dijadikan tempat latihan berbagai kesenian budaya setiap malam Minggu oleh Grup ‘Bahenol’. Mereka latihan berbagai kesenian budaya di antaranya calung, reyog dan tarian tradisional serta lainnya.

Ketua Sanggar Lingkung Seni Budi Asih Pusaka Wargi, Apih Oneng mengaku prihatin akan terputusnya generasi penerus kesenian budaya. “Sebelum corona, waktu kami masih latihan rutin juga kita sudah susah mencari generasi penerus. Apalagi sekarang harus berhenti dulu latihan sampai situasi normal kembali,” jelas Apih Oneng.

Senada dengan itu, Pengasuh Sanggar Lingkung Seni Budi Asih Pusaka Wargi, Bunda Lisphi mengungkapkan, Grup ‘Bahenol’ yang para anggotanya mayoritas usia nenek-nenek merupakan kelompok peduli terhadap pelestarian kesenian budaya. “Kita terus berusaha mengajak anak-anak muda-mudi untuk ikut bergabung sebagai penerus kita nantinya,” ajaknya.

Meskipun sebaliknya disadari dengan keterbatasan ketersediaan peralatan yang mereka miliki. Untuk menambah daya tarik generasi muda dalam latihan selanjutnya, pihaknya sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah. “Berupa seperangkat alat sound system, alat-alat kesenian budaya seperti gamelan dan lain-lain untuk kemajuan budaya kita sendiri,” harap mereka.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Naluk Samsu Hidayat melalui Kasipem Wawan Gunawan mengatakan, pihaknya turut mendukung segala bentuk program berkaitan kemajuan kesenian budaya di wilayahnya.

“Tidak terkecuali Grup ‘Bahenol’ sendiri dan yang lain juga banyak sedikitnya kita anggarkan, kita bantu,” tandas Wawan seraya berharap potensi lokal dari wilayah administrasinya itu dapat terus berkembang dan mempunya nilai jual ke luar daerah lain. (tri)