Atlet Paralayang Sumedang Juara di Uni Emirat Arab

oleh -

Sumedang – Atlit Paralayang Sumedang kembali menorehkan prestasi di kancah internasional.

Kali ini salah satu atlit Paralayang, Pangeran Dirgantara Pribaya (17) berhasil menjadi juara pertama nomor accuracy, ketepatan mendarat kejuaraan dunia paralayang, Sharjah International Paragliding Championship yang digelar 6-8 Februari 2020 kemarin.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga , Hari Tri Santosa membenarkan akan hal itu. Ia pun mengaku bangga atas capaian prestasi atlit paralayang muda tersebut.

“Tentunya kami bangga, talenta muda Sumedang meraih juara di kancah internasional. Pangeran Dirgantara ini merupakan putra dari Kang Aris Pribaya salah satu legenda Paralayang di Sumedang. Mudah-mudahan prestasinya terus meningkat,” ucap Hari saat dikonfirmasi Radar Sumedang via sambungan telepon, Senin (10/2).

Oleh sebab itu, Disparbudpora memastikan akan mendorong Aris Pribaya agar terus melakukan regenerasi atlit paralayang.

“Tentunya saya sering kopdar sama Kang Aris, dan kita dari Disparbudpora sudah meminta agar Kang Aris bisa menciptakan pemuda pemudi paralayang. Sehingga muncul Kang Aris berikutnya,” katanya.

Kendati demikian disinggung soal dorongan yang dimaksud lanjut Hari, adalah menyiapkan atlet Paralayang dengan difasilitasi oleh anggaran khusus.

“Insyaallah kalau disetujui di APBD perubahan ini akan diusulkan untuk pelatihan atlet Paralayang. Minimal atlet muda ini bisa terbang di venue Batudua untuk cross country, dan Kampung Toga untuk accuracy. Itupun latihannya Haris bertahap sekitar empat tahunan, dan itupun di sela tahunnya harus betul-betul berlatih keras,” ujarnya.

Hari menambahkan, selain mempersiapkan untuk berbagai kejuaraan, para atlet Paralayang juga dipersiapkan untuk melakukan aksi tandem paralayang. Sehingga tandem paralayang bisa menjadi wahana wisata bagi wisatawan yang datang ke Sumedang untuk merasakan terbang di ketinggian dengan hamparan alam Sumedang.

“Kita bakal persiapkan ini kedepan, sehingga kita tidak keteteran kalau ada wisatawan yang ingin terbang tandem, ya kita tinggal panggil talenta muda yang sudah terlatih. Selama ini kan kalau tandem itu biasanya selalu sama kang Aris, nah kedepan Insyaallah bakal ada Kang Aris yang lain,” tandasnya. (jim)

oleh