57 Siswa SMK Farmasi BHS Ikuti Uji Kompetensi

oleh -
Direktur Perguruan Yayasan BHS Dra. Hj. Yeyet Suryati, MM, MH, berfoto bersama panitia, tim LSP dan Asesor SMKN 7 Bandung.

SUMEDANG – Untuk mempersiapkan dan menjamin kualitas lulusan sesuai dengan profesinya di dunia kerja, sedikitnya 57 siswa Sekolah Menengengah Kejuruan (SMK) Farmasi BHS Sumedang mengikuti ujian praktek Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada di bawah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pelaksanaan Uji Kompetensi Kerja (PSKK) itu digelar di Kampus 2 gedung Apotek Simulasi SMK BHS Jl. P. Tajimalela, Dano, Sumedang selama 4 hari mulai tanggal 22-25 April 2019.

Kepala Sekolah SMK Farmasi BHS, Lia Amalia, S.Pd didampingi ketua panitia Sari Pertiwi, S.Pd kepada Radar Sumedang mengatakan ujian PSKK ini adalah ketiga kalinya diselenggarakan di Sumedang. Sementara itu SMK Farmasi BHS pula yang pertama menjadi pelopor melaksanakan ujian praktek dengan LSP.

Menurutnya, dalam PSKK ini siswa mendapatkan dua sertifikat berbeda, yaitu sertifikat asosiasi (Serkom) dan satunya Sertifikat dari BNSP yang sifatnya MEA. Jadi, lanjut Lia, ujian dengan LSP ini betul-betul menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

“Sebetulnya untuk ujian praktek kompetensi itu ada dua pola, yaitu ujian praktek kejuruan (UPK) yang seperti tahun sebelumnya, dan ujian LSP, namun sekolah kami memilih pola ujian praktek dengan LSP,” kata Lia.

Hari pertama tanggal 22 April semua siswa mengikuti ujian teori, lalu selanjutnya ujian praktik yang setiap harinya hanya diikuti 20 peserta yang wajib dilaksanakan oleh siswa yang dilaksanakan di ruang Apotek Simulasi.

Dalam sesi ini 20 kompetensi yang harus diselesaikan oleh siswa selama melaksanakan ujian diantaranya pelayanan, meracik obat, entry data, penerimaan barang dari Pedagang Besar Farmasi (PBF), pengarsipan resep dan faktur, serta penyerahan obat ke pasien, dan masa pemusnahan resep.
Kegiatan PSKK kali ini menghadirkan penguji dari LSP SMKN 7 Bandung dengan dua asesor yang profesional yakni Ivan Isroni, S.Si, Apt. dan Rudi Mulyaman, S.Si, Apt.

Sementara itu Direktur Perguruan BHS Dra. Hj. Yeyet Suryati, MM MH yang ikut menghadiri pembukaan PSKK berharap pelaksanana ujian kompetensi para siswa SMK Farmasi BHS bisa diikuti dengan baik dan membuahkan hasil.

“Harapan kami seluruh peserta bisa lolos dan mendapatkan sertifikat keahlian. Sehingga kelak semua siswa SMK Farmasi BHS kompeten dan siap bersaing di dunia kerja, karena ujian dengan LSP ini betul-betul lulusannya disiapkan sesuai dengan profesi di lapangan pekerjaan,” kata Yeyet.(rik)