Jadi Korban Saat Longsor, Cucun Minta Petugas Keamanan Dapat Reward

oleh -
Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal saat berbincang dengan Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir

CIMANGGUNG – Kesigapan para petugas keamanan dan sipil dalam menangani musibah longsor di Dusun Bojong Kondang Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung patut diapresiasi. Pasalnya, selain sigap menangani bencana para petugas menjadi korban.

Seperti yang dialami Danramil Cimanggung Kapten Inf Setyo Pribadi, Kasi Trantibum Kecamatan Cimanggung Suhanda, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab. Sumedang Yedi, dan petugas kesehatan Puskesmas Sawahdadap Dea Ayuni menjadi korbn akibat tertimbun longsor.

Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kesigapan para petugas saat memberikan pertolongan di lokasi bencana alam longsor Cimanggung Sumedang. Bahkan harus mengorbankan jiwa raganya.

“Saya akan berkoordinasi dengan Kapolda Jabar termasuk dengan Kapolri untuk memberikan penghargaan dimana Pak Kapolres Sumedang, Kapolsek Cimanggung dan Bhabinkamtibmas Desa Cihanjuang, yang sudah menolong dan membantu masyarakat. Apalagi Kapolres Sumedang menyaksikan langsung anggotanya terkubur setengah badan dalam kejadian longsor susulan dan juga berharap kepada jajaran TNI untuk memberikan reward kepangkatan luar biasa kepada almarhum Danramil Cimanggung, saat membantu masyarakat korban longsor,” tutur Cucun saat memberikan bantuan korban longsor Cimanggung di Mts Yasta Bunter.

Menurut Anggota DPR RI dari Komisi III itu, pemerintah sudah bisa hadir di tengah masyarakat yang terkena bencana longsor Cimanggung Sumedang.

“Saya mitra TNI dan Polri. Mereka ada di tengah-tengah masyarakat, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terkena bencana. Saya berharap kepada jajaran di atasnya, baik TNI maupun Polri untuk memberikan reward kepada  petugas yang berada di lokasi longsor yang hadir di tengah-tengah  masyarakat,” ucapnya didampingi Sekretaris Fraksi PKB Herman Habibbullah.

Pasca kejadian itu, kata ia, pihaknya langsung memerintahkan semua stakeholder PKB agar turun membantu warga yang tertimpa musibah.

“Kami hadir disini karena keterpanggilan jiwa dan turut berbela sungkawa, sehingga kami ingin langsung merasakan berada ditengah tengah warga yang tertimpa musibah,” tambahnya.

Sementara ditempat yang sama Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir  mengucapkan terimakasih atas bantuannya bagi warga yang tertimpa musibah. Semoga semua kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,.

“Rentetan musibah banjir dan longsor yang menimpa Sumedang, diawali ketika hujan deras mengakibatkan banjir, longsor yang terjadi disejumlah titik. Namun yang paling parah di Desa Cihanjuang yang menimbulkan korban jiwa hingga puluhan orang,” ungkpanya.

Setelah itu kata Dony, pihaknya melakukan Evakuasi dengan bebagai stakeholder dan Alhamdulillah dalam waktu 10 hari semua korban jiwa dapat di temukan.

“Sekarang kami semua fokus terhadap relokasi warga yang terdampak, serta terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi,” paparnya.

Untuk relokasi, lanjut ia, telah menyediakan dua opsi yakni antara memindahkan penduduk yang terdampak ke Desa Tegalmanggung yang sudah disediakan tanah atau langsung membeli rumah KPR.

Dalam kegiatan Baksosnya itu, Ketua Fraksi PKB bersama Bupati Kabupaten Bandung terpilih Dadang Supriatna disambut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumedang yakni Bupati Kabupaten Sumedang Dony Ahmad Munir, Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo, Dandim 0610 Lektol Inf, Zaenal Mustofa dan Herman Habibbullah Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Fraksi PKB.(tha).