Aspal Mahar Martanegara Diperbaiki Bulan Maret

oleh -
RUSAK: Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi. Senin, (25/02/2019). Aspal yang mengelupas di sepanjang jalan tersebut hingga saat ini belum diperbaiki. ( foto; Arip Rahman /Job)

RADARSUMEDANG.id, CIMAHI – Setelah beberapakali mengelupas, aspal di Jalan Mahar Martanegara Kota Cimahi akan segera diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Cimahi akan melakukan perbaikan di bulan Maret 2019.

Kepala Bidang Bina Marga Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah mengatakan, kerusakan kembali terjadi akibat banjir yang menggerus aspal setelah sebelumnya terjadi perbaikan di akhir tahun 2018. Terlebih, untuk perbaikan jalan pihaknya menunggu cuaca lebih bersahabat agar mendapat hasil maksimal.

“kami sudah konsultasi baik itu ke BMKG maupun ke BBWS. Mereka menyarankan pelaksanaan perbaikan di bulan maret karena prakiraan cuaca tidak terlalu ekstrim,” Jelas Wilman kepada Radar Bandung, Senin (25/2/2019).

Untuk perbaikan aspal yang terkelupas, lanjut dia, pengerjaannya tetap akan dilakukan oleh CV. Trimanunggal Karya, selaku pihak pengembang. Sebab, masih dalam tahap pemeliharaan. Mereka berkomitmen dengan mengaspal kembali jalan rusak.

“Pemborong menjamin jika kondisi cuaca sudah mulai kondusif tidak akan terjadi pengelupasan aspal,” ucapnya.

Sementara untuk anggaran perbaikan Jalan Mahar Martanegara Rp1,3 miliar. Itu sudah termasuk perbaikan beberapa spot drainase yang mengakibatkan banjir di kawasan jalan tersebut. Adapun tahun ini Pemerintah fokus untuk memperbaiki drainase di Kota Cimahi.

“Memang untuk perbaikan drainasenya ini harus ada sinergitas, BBWS sendiri berencana akan merevilitasi sungai yang ada di Kota Cimahi,” pungkasnya.

Rencana Pemerintah Kota Cimahi yang akan segera melakukan perbaikan, warga yang selalu melintas ke Jalan Mahar Martanegara beranggapan, sudah semestinya pihak terkait mencarikan solusinya agar masyarakat merasa nyaman saat melintas. Terlebih, akibat rusaknya aspal dikawasan tersebut potensi kecelakaan lalu lintas cukup besar, karena kondisi jalan yang tidak rata.

“Kalu betul bulan depan (maret) jadi diperbaiki, alhamdulilah,” ucap Beni (29).

Sementara itu, warga lainnya, Kamal (30), yang juga warga setempat mengaku, selama jalan tersebut belum diperbaiki, situasi lalu luntas di kawasan Jalan Mahar Martanegara terbilang semrawut. Macet serta banjir menjadi pemandangan yang tiap harinya pasti terlihat.

“Saya harap, pemerintah tidak lagi mengulur waktu perbaikan jalan ini, sebab kalau diundur lagi kondusifitas jalan bisa semakin tidak terkendali,” ucapnya.

(Arip Rahman/job)