Zakat Mal Turun, Infak Rp 2.000 Naik

oleh -

KOTA – Penghimpunan zakat fitrah 1441 H diprediksi mengalami penurunan dari tahun lalu. Penurunan tersebut akibat pandemi Covid-19.

Ketua BAZNas Sumedang, Ayi Subhan Hafas mengatakan, hingga kini jumlah zakat fitrah yang sudah dilaporkan oleh UPZ Kecamatan sudah menembus Rp 20 milyar. Padahal tahun lalu jumlah zakat mal yang terkumpul mencapai Rp 22 milyar.

“Memang ada beberapa kecamatan yang belum melaporkan, tapi sepertinya sulit menembus angka Rp 22 milyar. Penurunan ini memang sesuai prediksi kami, akibat adanya pandemi korona,” kata Ayi saat menjadi narasumber di Radio eRKS, Jumat (5/6).

Kemungkinan, kata Ayi, akibat pandemi masyarakat banyak yang takut keluar untuk membayar zakat ke UPZ. Atau bisa juga kurangnya sosialisasi dari UPZ terkait pembayaran zakat di tengah pandemi.

“Meski sudah diprediksi sebelumnya, namun kami akan melakukan evaluasi terkait penurunan penghimpunan zakat,” ucapnya.

Meski penghimpunan zakat fitrah berkurang dari tahun lalu, namun kata Ayi untuk penghimpunan infak Rp 2.000 jumlahnya mengalami kenaikan. Dari tahun lalu Rp 600 juta, tahun ini infak Rp 2.000 menembus angka Rp 900 juta.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada para muzaki yang sudah menitipkan zakatnya kepada kami. Zakatnya sudah kami salurkan ke para fakir miskin, dan sangat besar manfaatnya,” katanya. (gun)

oleh