Atasi Pengangguran Imbas Corona, Warga Inisiatif Bentuk Kube

oleh -
Ketua Kube Yayat Wahdia saat memberikan pakan Ternak domba hasil dari permentasi Kube Medal Harapan Jaya

JATINANGOR – Banyaknya warga Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor yang diberhentikan dari pekerjaannya lantaran wabah virus corona. Membuat sebagian warga di Dusun Pasirluhur RT 01 RW 08 Desa Cipacing berinisiatif membentuk Kelompok Usaha Bersama (Kube).

Keberadaan Kube yang diberi nama Kube Medal Harapan Jaya  mendapat respon yang baik serta dukungan dari Tiga pilar Desa Cipacing (Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa).

Ketua Kube Yayat Wahdia mengatakan sejak tiga bulan lalu pihaknya telah membentuk kube sebagai sarana untuk memberdayakan  Ekonomi Masyarakat Cipacing dengan cakupan satu Desa.

“Kami merekrut beberapa unit usaha yang dikembangkan melalui potensi yang dimiliki dengan menginduk kepada Kube,” ucapnya kepada Radar Sumedang.

Ia menambahkan, sebanyak 5 unit atau kelompok usaha telah direktur terdiri

kelompok batik, kelompok unggas, kelompok produksi, layang-layang, kerajinan tangan dan lainnya.

“Dari 5 kelompok usaha itu memproses beberapa usaha yang berbeda-beda diantaranya skam atau media tanam untuk hidroponik, pertanian, dan kompos dan sudah menerima banyak pesanan, selanjutnya memproduksi sendal telah bekerjasama dengan beberapa hotel disini serta Disparbudpora dan memproses pakan ternak,” ucapnya.

Kendati demikian, lanjut ia, untuk mengembangkan Kube agar lebih bermanfaat dan dirasakan keberadaannya. Pihaknya masih menunggu perekrutan unit unit usaha di 18 RW Desa Cipacing.

“Kia terus melakukan koordinasi kepada perwakilan dari tiap-tiap RW untuk jadi unit usaha. Sebelum ada pandemi mayoritas masyarakat Cipacing merupakan karyawan ada yang berhenti dan di PKH kami berdayakan supaya ada kegiatan untuk menghapus pengangguran dan mengentaskan kemiskinan,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Kube Yana Firmansyah mengaku semenjak dirinya diberhentikan dari pekerjaan disalah satu perusahaan, mengaku kebingungan untuk melangsungkan kehidupannya.

“Semenjak gabung dengan kube, saya mencari inovasi dan perlahan mulai kembali menemukan penghasilan dengan membuat sendal jepit dan sudah menjual ke beberapa hotel serta dinas dan instansi,” ucapnya. (tha).