PAMULIHAN – Sawah seluas 400 tumbak tergenang air di area pesawahan Rancabancet RT 02 RW 04 Desa Citali Kecamatan Pamulihan, Sabtu (6/1/2018). Diduga disebabkan oleh tersumbatnya gorong-gorong oleh lumpur dari proyek tol Cisumdawu.
Kepala Desa Citali Nana Nuryana mengatakan, setelah air yang menggenangi sawah milik warga itu, pihaknya bersama tiga pilar Desa Citali mengecek genangan air yang diakibatkan tersumbatnya gorong-gorong.
“Hujan besar kemarin, membuat para petani resah pasalnya sawah yang baru ditanami padi itu tergenang air yang mencapai sekitar 30 Cm,” ucapnya didampingi Bhabinkamtibmas Desa Citali Brigadir Supendi dan Babinsa Citali Sertu Tri H kepada Radar Sumedang.
Merespon keresahan petani, lanjutnya, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pengelola Tol Cisumdawu yakni PT CRBC untuk bersama-sama mengurai persoalan itu.
“Tadi kami (tiga pilar desa, red) dibantu Relawan Bencana Riksa Pamulihan dan warga bersama-sama membersihkan gorong-gorong dari lumpur dan sampah dan aliran air sungai Cipeles kembali normal kembali,” ucapnya.
Nana menyebutkan, agar tidak terjadi kejadian serupa, pihaknya meminta agar pengelola Tol Cisumdawu yakni PT CRBC merespon serius persoalan itu.
“Pihak PT CRBC rencananya dalam waktu dekat ini akan menggelar rapat dengan unsur terkait soal masalah itu,” ucapnya.(tha)
Simak berita selengkapnya di Radar Sumedang edisi Senin, 7 Januari 2019